Suara.com - Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada awal 2026 dilaporkan berada dalam kondisi kuat. Pemerintah mencatat jumlah cadangan beras nasional kini telah menembus sekitar 4 juta ton, seiring percepatan penyerapan hasil panen petani dalam negeri.
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan peningkatan stok tersebut tidak lepas dari langkah agresif pemerintah melalui penyerapan gabah dan beras produksi petani oleh Perum Bulog sejak awal tahun.
Menurut data yang diterima Bapanas, realisasi penyerapan setara beras sepanjang Januari hingga pertengahan Maret 2026 hampir mencapai 1 juta ton. Angka ini merupakan bagian dari target serapan nasional yang ditetapkan sebesar 4 juta ton sepanjang tahun.
“Dalam laporan yang kami terima, hingga 11 Maret serapan Bulog sudah mencapai sekitar 963,2 ribu ton,” ujar Amran, ditulis Sabtu (14/3).
Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada kuartal pertama 2025, realisasi serapan tercatat sekitar 719,3 ribu ton. Artinya, terjadi kenaikan sekitar 33,9 persen pada periode awal tahun ini.
Amran menilai peningkatan serapan tersebut juga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga kesejahteraan petani padi. Salah satunya tercermin dari perkembangan indeks harga yang diterima petani.
Indeks Harga Petani
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), indeks harga yang diterima petani padi sempat mencapai titik tertinggi dalam tujuh tahun terakhir pada September 2025, yakni sebesar 146,28. Angka ini melampaui sejumlah puncak indeks pada tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai perbandingan, puncak indeks pada Desember 2019 tercatat 109,22. Kemudian pada Maret 2020 berada di level 108,82, Januari 2021 sebesar 108,19, Desember 2022 mencapai 118,65, dan Desember 2023 sebesar 137,75.
Sementara pada 2024, indeks tertinggi tercatat pada Februari dengan angka 146,08. Adapun pada Februari 2026 indeks berada di level 144,84, sedikit lebih tinggi dibandingkan Januari 2026 yang tercatat 144,72.
Amran menegaskan stok cadangan beras pemerintah saat ini dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.
“Ini tertinggi cadangan beras kita. Ini cukup sampai akhir tahun, cukup cadangan kita sekarang untuk beras. Semua aman untuk sektor pangan,” katanya.***
Berita Terkait
-
4 Toner Beras untuk Melembapkan dan Mencerahkan Kulit Kusam
-
Waduh! Harga Beras dan Cabai Rawit 'Ngamuk' di Pasar Tradisional Pagi Ini
-
KPK Periksa Billy Beras Terkait Kasus Suap Proyek Jalur Kereta DJKA
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!
-
Harga Gabah Melonjak, Produsen Beras Terhimpit HET dan Bayang-Bayang Satgas Pangan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026
-
Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025
-
Dari Limbah Jadi Nilai Ekonomi, Kisah Inspiratif Ibu Amaliyah Bersama PNM di Kampung Masigit
-
Sinergi Hulu Migas Dorong Tata Kelola Sumur Rakyat dan Ketahanan Energi Nasional
-
Industri Tekstil RI Terjepit: Krisis Global dan Serbuan Barang Kawasan Berikat
-
Prabowo Tunjuk Pengusaha Tambang-Sawit: Cari Makan di Sini, Simpan Uang di Luar Negeri!
-
Cekik Industri Tembakau Sama Saja 'Bunuh' 6 Juta Pekerja, Wamenaker: Negara Belum Siap!
-
7 Subsektor Manufaktur Melemah, Kemenperin Ungkap Biang Keroknya
-
Prabowo Gebrak Hilirisasi Fase II Senilai Rp116 Triliun: Jalan Tunggal Menuju Kemakmuran!
-
IKI April 2026 Bertahan di Level Ekspansi 51,75 Meski Bayang-bayang Global Menghantui