- Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) awal 2026 kuat, mencapai sekitar 4 juta ton berkat penyerapan hasil panen petani.
- Realisasi serapan gabah/beras oleh Perum Bulog per pertengahan Maret 2026 hampir mencapai 1 juta ton dari target 4 juta ton.
- Indeks harga yang diterima petani padi mencapai titik tertinggi tujuh tahun terakhir pada September 2025 sebesar 146,28.
Suara.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan stok cadangan beras pemerintah (CBP) pada awal 2026 dilaporkan berada dalam kondisi kuat. Pemerintah mencatat jumlah cadangan beras nasional kini telah menembus sekitar 4 juta ton, seiring percepatan penyerapan hasil panen petani dalam negeri.
Peningkatan stok tersebut tidak lepas dari langkah agresif pemerintah melalui penyerapan gabah dan beras produksi petani oleh Perum Bulog sejak awal tahun.
Menurut data yang diterima Bapanas, realisasi penyerapan setara beras sepanjang Januari hingga pertengahan Maret 2026 hampir mencapai 1 juta ton. Angka ini merupakan bagian dari target serapan nasional yang ditetapkan sebesar 4 juta ton sepanjang tahun.
“Dalam laporan yang kami terima, hingga 11 Maret serapan Bulog sudah mencapai sekitar 963,2 ribu ton,” ujar Amran, ditulis Sabtu (14/3).
Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada kuartal pertama 2025, realisasi serapan tercatat sekitar 719,3 ribu ton. Artinya, terjadi kenaikan sekitar 33,9 persen pada periode awal tahun ini.
Amran menilai peningkatan serapan tersebut juga menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjaga kesejahteraan petani padi. Salah satunya tercermin dari perkembangan indeks harga yang diterima petani.
Indeks Harga Petani
Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), indeks harga yang diterima petani padi sempat mencapai titik tertinggi dalam tujuh tahun terakhir pada September 2025, yakni sebesar 146,28. Angka ini melampaui sejumlah puncak indeks pada tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai perbandingan, puncak indeks pada Desember 2019 tercatat 109,22. Kemudian pada Maret 2020 berada di level 108,82, Januari 2021 sebesar 108,19, Desember 2022 mencapai 118,65, dan Desember 2023 sebesar 137,75.
Baca Juga: Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Turun Tajam, Daging Sapi dan Ikan Kembung Masih Menguat
Sementara pada 2024, indeks tertinggi tercatat pada Februari dengan angka 146,08. Adapun pada Februari 2026 indeks berada di level 144,84, sedikit lebih tinggi dibandingkan Januari 2026 yang tercatat 144,72.
Amran menegaskan stok cadangan beras pemerintah saat ini dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.
“Ini tertinggi cadangan beras kita. Ini cukup sampai akhir tahun, cukup cadangan kita sekarang untuk beras. Semua aman untuk sektor pangan,” katanya.
Berita Terkait
-
Bulog: Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir 2026
-
Pemerintah Ekspor 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jemaah Haji Indonesia
-
Bos Bulog Jamin Beras yang Diekspor untuk Jamaah Haji Berkualitas Super Premium
-
Ekspor Beras ke Arab Saudi Berisiko Terganggu Akibat Perang AS dan Israel vs Iran
-
Bulog Mulai Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Jamaah Haji
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah