Suara.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Anwar Sanusi meminta agar instruktur dan trainer saling berkompetisi, saling mengapresiasi, saling belajar dan saling memotivasi satu sama lain.
Anwar mengatakan, dalam rangka mencapai Indonesia Emas dan menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten melalui pelatihan kerja Tahun 2045, Kemnaker memiliki tanggung jawab besar untuk mempersiapkan SDM yang unggul dan berdaya saing. Menurut Anwar, untuk menggelar pelatihan kerja kerja berkualitas, Instruktur harus terus dibekali dengan motivasi, pengetahuan dan keahlian yang sejalan dengan perkembangan teknologi dan pasar kerja. Instruktur diharapkan dapat terus meng-upgrade kemampuannya agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan optimal.
"Ajang KKIN ini menjadi wadah bagi para Instruktur maupun trainer untuk saling berkompetisi, saling mengapresiasi, saling belajar dan memotivasi karena sekalipun berbeda lembaga namun memiliki tugas yang sama untuk menciptakan SDM unggul dan berkualitas," ujar Anwar Sanusi dalam sambutannya saat membuka Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) IX Regional Wilayah Tengah I, di Balai Besar Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu, (19/5/2024).
Perlu diketahui, selain diikuti kompetitor (peserta kompetisi) yang berasal dari Lembaga pelatihan kerja Pemerintah yaitu BBPVP Bekasi, BBPVP Serang, BPVP Samarinda, BPVP Bantaeng dan seluruh binaannya, KKIN IX juga diikuti oleh Lembaga pelatihan kerja swasta dan dunia industri.
KKIN Regional wilayah Tengah I diikuti oleh 140 kompetitor dari 14 bidang keahlian. Rinciannya, Instalasi Listrik, Elektronika, Pendingin dan Tata Udara, Otomotif Sepeda Motor, Otomotif Kendaraan Ringan, Desain Grafis, Perancangan Rekayasa Mekanik CAD, Solusi Perangkat Lunak Teknologi Informasi untuk Bisnis, Tata Busana, Kecantikan, Pelayanan Restoran, Pembuatan Kabinet dan Barista.
"Kompetensi instruktur yang dikompetisikan meliputi kompetensi metodologi pelatihan kerja dan kompetensi bidang keahlian. Keahlian Barista dan Pembuatan Kabinet merupakan dua bidang yang kalipertama diperlombakan dalam ajang KKIN ke IX," kata Plt. Sekretaris Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas), Muhammad Ali Hapsah.
Berita Terkait
-
Wamenaker Berikan Bantuan Kemanusiaan Kepada Korban Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi
-
Kemnaker Beri Diseminasi 250 Calon PMI untuk Perluas Wawasan Pekerjaan
-
Menaker Apresiasi Gerakan 1.000 Pengusaha Mengajar oleh APINDO
-
Menaker: Pelaksanaan KB Serentak di Tempat Kerja Jadi Upaya Melindungi Pekerja
-
Kemnaker Gandeng BKKBN Gelar Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Serentak di Tempat Kerja
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok