Suara.com - Penangkapan anggota Detasemen Khusus 88 Anti Teror karena diduga membuntuti Febrie Adriansyah menjadi bahasan hangat di banyak media.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung ini seperti menjadi incaran karena kasus yang ditanganinya. Sekilas tentang sepak terjang dan daftar kasus yang pernah ditangani Febrie Adriansyah, bisa Anda cermati di sini.
Febrie Adriansyah adalah lulusan Fakultas Hukum, Universitas Jambi. Sebelum menjadi Jampidsus Kejagung, dirinya memulai karir menjadi jaksa di Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Kerinci, Jambi pada tahun 1996 lalu.
Ia kemudian dipercaya sebagai Kasi Intelijen, sebelum kemudian berpindah dari satu jabatan ke jabatan lain di berbagai instansi. Beberapa posisi yang pernah didudukinya adalah Kepala Kejaksaan Negeri Bandung, Asisten Tindak Pidana KHusus Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Yogyakarta, Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, hingga Kepala Kejaksaan Tinggi NTT. Dirinya juga pernah dipercaya menjadi Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda bidang Pidana KHusus Kejaksaan Agung.
Dilantik sebagai Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus Kejagung oleh Jaksa Jampidsus Kejagung Ali Mukartono pada Januari 2022 lalu, ia telah menangani beberapa kasus besar selama karirnya.
Deretan kasus yang Pernah Ditanganinya
Sebagai Jampidsus Kejagung, tidak sedikit kasus yang pernah ditanganinya. Terbaru adalah korupsi PT Timah yang memicu kerusakan lingkungan senilai Rp271 triliun. Namun sebelumnya terdapat beberapa kasus besar lain yang pernah ditanganinya.
- Korupsi Bakti Kominfo, korupsi penyediaan base transceiver station 4G di lingkungan Kominfo adalah salah satu kasus yang ditanganinya. Kasus ini menjerat nama Johnny G Plate dan Anggota BPK Achsanul Qosasi
- Dugaan korupsi Garuda Indonesia, penyelidikan dugaan korupsi perusahaan pada 2021 lalu juga jadi salah satu kasus yang ditanganinya, dan merugikan negara hingga Rp3,6 triliun
- Gratifikasi Jaksa Pinangki, terjadi pada tahun 2020 lalu, dan menjerat mantan Jaksa Pinangki Sirna Malasari pada kasus gratifikasi oleh Djoko Soegiarto Tjandra
- Korupsi PT BTN, merugikan negara sebanyak Rp279,6 miliar, kasus ini melibatkan lima tersangka atas nama Ghofir Effendy, Yunan Anwar, Ichsan Hasan, H Maryono, dan Widi Kusuma Putranto
- Korupsi PT Asabri, cukup besar dan terjadi beberapa waktu lalu, korupsi ini menyebabkan kerugian negara hingga Rp22,788 triliun. Kasus ini banyak menyeret orang-orang berpangkat
- Korupsi PT Asuransi Jiwasraya, merugikan negara sebesar Rp16,81 triliun dan juga melibatkan banyak nama besar dari beberapa perusahaan ternama
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Baca Juga: Harta Rp5 M Kadensus 88 Irjen Sentot Prasetyo: Anggotanya Diduga Mata-matai Jampidsus
Berita Terkait
-
Adu Kekayaan Kadensus 88 Irjen Sentot Prasetyo vs Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Daftar Proyek 'Tak Sedap' PGN yang Saat Ini Dibidik KPK
-
Disebut Ada Peningkatan Pengamanan, Begini Kondisi Sebenarnya di Kejagung Pasca Penguntitan Jampidsus
-
Anak Buahnya Dikuntit Densus 88, Jaksa Agung Rangkul Pundak Kapolri Listyo Sigit Prabowo
-
Harta Rp5 M Kadensus 88 Irjen Sentot Prasetyo: Anggotanya Diduga Mata-matai Jampidsus
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Purbaya Kini Punya Alat Canggih buat Awasi Anggaran TKD Pemda
-
Purbaya Pamer Pertumbuhan Ekonomi RI Kuat di Depan Akademisi China
-
Guncangan Ekonomi Imbas Perang Belum Reda, BI Waspada Dampaknya Pada Masyarakat
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Pakar Sorot Masalah RAPBN 2027: Anggaran K/L Tercekik Demi Program Prioritas
-
Kejar Transaksi Ritel, CIMB Niaga Terus Pepet Kalangan Gen Z
-
Kebun Sawit PTPN Dijarah, Negara Rugi Rp62,6 Miliar