Suara.com - Dalam rangka memperingati Hari Lansia Nasional tahun 2024, Bank Mandiri Taspen menggelar kegiatan CSR Operasi Katarak bertajuk Mantap Melihat, yang berlangsung di Medan, dan Makasar.
Gelaran Mantap Melihat kali ini adalah untuk kedua kalinya. Sebelumnya Mantap Melihat diadakan di Jabodetabek dan Surabaya, dan kali ini di Makassar dan Medan.
Mantap Melihat berkomitmen melangsungkan operasi katarak bagi nasabah dan keluarga nasabah. Program ini diselenggarakan bekerja sama dengan Allianz dan Perdami.
Lebih dari 200 pasien mengikuti proses pendaftaran Operasi Katarak di Kantor Cabang (KC) Bank Mandiri Taspen Makassar. Namun setelah diseleksi, yang lolos hanya 115 orang.
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen, Elmamber P. Sinaga menjelaskan bahwa program Mantap Melihat merupakan program operasi katarak yang sepenuhnya ditanggung oleh Bank Mandiri Taspen dan Allianz.
"Jadi program ini terlaksana berkat kolaborasi Bank Mandiri Taspen, Allianz, dan Perdami. Ini sebenarnya untuk membantu nasabah senior atau sudah berumur dan semoga acara ini bermanfaat untuk semua nasabah Bank Mandiri Taspen," ucapnya ditulis Kamis (30/5/2024).
Dijelaskannya, ada empat tahap yang dilalui oleh nasabah dalam program ini, di mana tahap pertama adalah screening pasien yang layak untuk mengikuti operasi yang diselenggarakan pada hari ini.
"Sementara operasi kataraknya akan dilakukan pada 8 Juni di RS UNHAS dan seluruh akomodasi antar jemput dan penginapan kami tanggung, sampai dinyatakan tidak ada kendala lagi," katanya.
“Kami berkomitmen akan terus melakukan program ini di kota lainnya. Hal itu untuk memastikan nasabah bisa merasakan Tiga Pilar Mantap dari Bank Mandiri Taspen di mana salah satunya adalah Mantap Sehat.”
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Masuk ke Kelompok KBMI 2 di Q1 2024
Head Of Growth Segment Allianz Indonesia, Marco Japutra mengatakan dengan terlaksananya kegiatan ini pihaknya berharap bisa terus membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan lebih baik, bisa memberikan edukasi perencanaan finansial serta menghadirkan solusi finansial dan sosial yang tujuannya untuk membantu masyarakat Indonesia.
Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel, Prof Zudan Arif Fakrulloh, yang juga hadir dan meninjau kegiatan screening Operasi Katarak ini, mengapresiasi program Mantap Melihat dari Bank Mandiri Taspen.
“Ini merupakan program yang konkret dan bermanfaat langsung kepada masyarakat. Jadi terlaksananya perogram ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Terima kasih Bank Mandiri Taspen dan Allianz yang telah menyalurkan CSR-nya untuk program ini," katanya.
Ia mengharapkan seluruh perusahaan di Makassar mampu menyelenggarakan program serupa. Dan pihaknya berkomitmen akan mendukung penuh.
"Kalau perlu setiap tahun ada operasi seperti ini, dan kami akan siapkan tempat. Kami fasilitasi semuanya. Kami senang sekali masyarakat kita dilayani kesehatannya, di mana mata yang katarak disembuhkan," ujarnya.
Di samping itu Zudan yang pernah menjadi salah satu komisaris di Bank Mandiri Taspen menyampaikan bahwa Bank Mandiri Taspen merupakan bank terpercaya, sebab manajemennya sangat bagus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?
-
Ada Apa dengan IHSG Hari Ini, Ambruk 2% hingga 607 Saham Merah
-
UMKM Mitra Binaan Pertamina Mengudara, Kini Menjangkau Penumpang Pesawat Pelita Air
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T
-
Pemerintah Indonesia dan Filipina Sepakat Kerja Sama Hilirisasi Industri Nikel