Suara.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyebut dana hasil iuran tabungan perumahan rakyat (Tapera) dari para pekerja akan diputar sebagai investasi di instrumen keuangan yang diklaim aman.
Menurut Direktur Jenderal Perbendaharaan Kemenkeu Astera Primanto Bhakti, BP Tapera merupakan salah satu lembaga penggerak investasi pemerintah.
"Jadi, pembiayaan untuk perumahan boleh investasi di mana saja, karena Badan Pengelola (BP) Tapera merupakan operator investasi pemerintah," ujarnya dalam konferensi pers yang dikutip, Kamis (6/6/2024).
Prima menyebut, instrumen investasi yang ditanam oleh BP Tapera dari iuran pekerja bermacam-macam. Salah satunya, investasi di Surat Berharga Negara (SBN).
"Bisa ke deposito, SBN (surat berharga negara), termasuk sukuk dan lain-lain, tetapi dia juga boleh investasi ke dalam bentuk lainnya yang aman," imbuh dia.
Prima menambahkan, meskipun dibebaskan investasi dimanapun, pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan tetap memolototi pelaksanaan investasi, sehingga tidak ada yang dirugikan.
Sebab, dia bilang, semakin banyak penghasilan dari investasi iuran Tapera, maka kemampuan pemerintah untuk membiayai rumah untuk masyarakat semakin besar.
"Sehingga harapannya BP Tapera bisa mendapatkan return yang tentunya baik," pungkas dia.
Baca Juga: Potongan Gaji 3% untuk Iuran Tapera Langsung Diberlakukan? Begini Penjelasannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN