Suara.com - Investasi properti merupakan salah satu langkah bijak dalam merencanakan keuangan jangka panjang. Dengan nilai yang cenderung stabil dan potensi keuntungan yang tinggi, pasar properti menarik bagi para investor yang ingin memperluas portofolio mereka.
Namun, seperti halnya investasi lainnya, memahami pasar properti dan strategi yang tepat sangatlah penting agar dapat meraih kesuksesan dalam investasi ini.
Investasi properti menawarkan keuntungan pasif yang menarik, seperti pendapatan sewa bulanan dari penyewa. Dengan memilih properti yang diminati pasar dan dikelola dengan baik, Anda dapat menciptakan aliran pendapatan yang stabil tanpa harus beraktivitas langsung setiap hari.
Nilai properti cenderung meningkat seiring waktu, terutama jika Anda memilih lokasi yang berkembang atau memiliki potensi pertumbuhan ekonomi. Investasi properti dapat menjadi bentuk investasi jangka panjang yang menguntungkan karena nilai asetnya yang terus bertambah.
Investasi properti dapat menjadi pintu menuju kekayaan yang signifikan jika dilakukan dengan benar. Dengan memahami pasar properti, merencanakan dengan cermat, dan mengelola properti dengan baik, Anda dapat memanfaatkan potensi keuntungan yang ditawarkan oleh investasi properti.
Dengan melihat potensi di atas, Jakarta Garden City yang berada di Jakarta Timur bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat. Sejak pertama dikembangkan pada tahun 2007 silam, Jakarta Garden City terus mengalami pertumbuhan yang sangat progresif dan signifikan.
"Saat ini Jakarta Garden City terus berkembang menjadi kawasan hunian dan komersial yang nyaman, aman, dan dapat meningkatkan kualitas hidup penghuninya. Jumlah rumah yang sudah dikembangkan sekitar 3000 unit, dimana lebih dari 2000 unit diantaranya telah dihuni," kata Kelvin O. Lesmana, Director Residential & Commercial PT Modernland Realty Tbk yang juga Direktur Utama PT Mitra Sindo Sukses ditulis Kamis (6/6/2024).
Jakarta Garden City dirancang dengan mengadopsi kawasan hijau (green property). Implementasi ini dapat terlihat dari hunian dan komersial yang dikembangkan dengan mengusung keseimbangan kawasan. Tak heran, jika Jakarta Garden City saat ini menjelma sebagai sebuah gaya hidup di lingkungan mandiri yang tepat untuk tempat tinggal, bekerja, rekreasi dan belajar di tengah hijaunya lingkungan.
"Lingkungan kawasan Jakarta Garden City sangat mendukung gaya hidup sehat. Jakarta Garden City kawasan hijaunya tetap dijaga seluas 30 persen dari total area yang dikembangkan. Memiliki danau seluas 15 hektar, lengkap dengan lake-side garden seluas 7 hektar sehingga lingkungan Jakarta Garden City akan terasa asri dengan udara yang sehat tanpa polusi. Dengan begitu penghuni menjadi sehat, baik jiwa maupun raga," kata Kevin.
Baca Juga: Raup Pendapatan Rp 1,15 Triliun di 2023, MDLN Optimis Industri Properti Terus Naik
Lingkungan dan tata bangunan setiap cluster di dalam township juga dirancang sedemikian nyaman dan asri. Dengan mengusung konsep hijau dan berwawasan lingkungan, disediakan taman rindang yang menghubungkan antar blok hunian, lengkap dengan jogging track dan taman bermain anak.
Dikelola oleh estate management yang profesional, lingkungan cluster ditata begitu rapih dan bersih. Dilengkapi sistem keamanan 24 jam dan akses gerbang cluster satu pintu (one gate system) sehingga terasa aman dan nyaman. Hunian diperuntukkan untuk mereka yang mendambakan kehidupan yang seimbang dan menjadi simbol kemapanan dan bersahaja bagi yang memilikinya.
Dengan mengusung desain rumah yang ramah lingkungan, setiap rumah dirancang memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang sangat baik, sehingga hemat listrik. Udara selalu mengalir bebas dengan bukaan jendela yang dibuat lebar menjadikan rumah menjadi sehat, sejuk, dan nyaman.
Dari total lahan seluas 370 hektar, pembagiannya untuk komersial 70 ha dan residensial 300 ha yang dibagi dalam tiga kawasan besar, yaitu Garden City seluas 134 Ha, River Garden 100 Ha serta Lake Garden seluas 136 Ha. Progress pembangunan di Garden City saat ini telah mencapai 80%, terdiri dari 6 cluster yang sudah selesai dibangun dan sudah dihuni.
Saat ini Jakarta Garden City menawarkan beragam produk properti berkualitas dengan harga kompetitif, dengan harga rumah mulai dari Rp2 miliar, ruko mulai dari Rp3 miliar, kavling siap bangun dipasarkan dengan harga mulai dari Rp1 miliar hingga Rp6 miliar per unit, serta apartemen mulai dari Rp800 juta.
"Jakarta Garden City memberikan peluang investasi properti yang terbukti aman dan menguntungkan di masa depan. Apalagi Jakarta Garden City memiliki banyak keunggulan yang akan menjadi pendorong peningkatan nilai properti di masa depan," ucap Kevin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Purbaya Akui Kebobolan soal Pengadaan Motor Listrik BGN, Anggaran Bakal Diperketat
-
Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan
-
Aliansi Strategis Pertamina Dorong Teknologi dan Efisiensi Operasi Hulu Migas
-
Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK
-
Purbaya Tak Berhentikan Posisi Dirjen Bea Cukai Usai Namanya Terseret Dakwaan Suap KPK
-
Penjualan Tanah Komersial CBDK Naik 492 Persen
-
Ini 5 Investasi Aman yang Cocok untuk Pemula, Modal Mulai Rp10 Ribuan Saja!
-
Dony Oskaria Minta ke Purbaya Bebas Pajak untuk Merger BUMN
-
Apa Itu Tabungan Valas? Kenali Keuntungan dan Risikonya
-
Pengusaha Beras Pusing, Harga Gabah Tembus Rp 8.200 per Kg