Suara.com - Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit Kalimantan Barat PT Antam melaksanakan Gerakan Tayan Bebas Sampah (Gertas) di Bundaran Pulau Tayan, pada 9-10 Juni 2024. Acara ini merupakan kegiatan dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (HLH).
Menurut Direktur Operasi dan Produksi ANTAM, Hartono, Gertas merupakan salah satu upaya penyelesaian masalah sampah di wilayah Tayan Hilir, yang bersinergi dengan stakeholder setempat.
“Kami berharap, kegiatan susur sampah yang diinisiasi Antam ini dapat membantu penyelesaian sampah di Tayan Hilir,” katanya.
Kegiatan ini juga merupakasan salah satu bentuk tanggung jawab Antam dalam menjalankan praktik pertambangan yang bertanggungjawab terhadap lingkungan, yang mengacu pada environment, social, and governance (ESG) dalam keberlanjutan lingkungan dan perubahan iklim. Pelaksanaan Gertas merupakan bentuk kepedulian program pengelolaan sampah yang berdampak pada masyarakat luas khususnya di wilayah operasi unit.
“Kami mengadakan 4 kegiatan utama Gertas, senam bahagia, susur sampah, penanaman pohon, dan launching bank sampah milenial. Kegiatan ini akan berlanjut pada rencana program lingkungan Antam, yaitu program 3R sampah, Gertas, dan pemanfaatan sampah,” tambahnya.
Masyarakat antusiasme dalam kegiatan susur sampah. Selama 30 menit, jumlah sampah yang terkumpul mencapai 391,5 kg, yang didominasi oleh sampah plastik.
Setelah kegiatan susur sampah, peserta melanjutkan dengan penanaman 47 pohon pada beberapa titik, yang merupakan lahan kritis di sekitar bundaran Pulau Tayan.
Adapun acara puncak HLH dilaksanakan Senin (10/6/2024), dengan penanaman pohon simbolis dan pemberian Alat Pelindung Diri (APD) kepada para rangers selaku mitra bank sampah millennial sebanyak 10 paket APD.
Setelah penanaman pohon, acara dilanjutkan dengan launching Bank Sampah Millenial Pedalaman dan pembagian APD untuk rangers (Mitra Bank Sampah Millenial Pedalaman), yang mendapat apresiasi dari PJ Bupati Sanggau dan masyarakat setempat.
Baca Juga: Begini Cara Perusahaan BUMN Kurangi Dampak Emisi Karbon
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau, seluruh unsur Muspika dan Forkopincam Wilayah Kecamatan Tayan Hilir. Inisiasi kegiatan yang dilakukan mendorong adanya inovasi baru dalam hal pengelolaan sampah, yakni kegiatan susur sampah.
Berita Terkait
-
Setelah Libur Panjang, Harga Emas Antam Langsung Naik
-
Bersihkan Memori HP Android! Tutorial Menghapus File Sampah di Sini
-
Buang Sampah ke Laut, Pria di Pamekasan Ini Minta Diburu
-
Ford Ranger Mendadak Jadi Tong Sampah Dadakan, Ini Dia Penyebabnya
-
Viral! Ketahuan dari Paket Online, Wanita Ini Dikirimi Sekarung Sampah Karena Buang Sampah Sembarangan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Ekonom Bongkar Biang Kerok Lemahnya Rupiah: Aturan DHE SDA Prabowo Terhambat di Bank Indonesia
-
Danantara Bakal Borong Saham, Ini Kriteria Emiten yang Diserok
-
Lobi Investor Asing, Bos Danantara Pede IHSG Rebound Besok
-
Danantara Punya Kepentingan Jaga Pasar Saham, Rosan: 30% 'Market Cap' dari BUMN
-
Profil PT Vopak Indonesia, Perusahaan Penyebab Asap Diduga Gas Kimia di Cilegon
-
Bos Danantara Rosan Bocorkan Pembahasan RI dengan MSCI
-
IHSG Berpotensi Rebound, Ini Saham yang Bisa Dicermati Investor Pekan Depan
-
Pengamat: Menhan Offside Bicara Perombakan Direksi Himbara
-
AEI Ingatkan Reformasi Pasar Modal RI Jangan Bebani Emiten
-
Bongkar Muat Kapal Molor hingga 6 Hari, Biaya Logistik Kian Mahal