Suara.com - Indonesia melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung adanya reformasi International Maritime Organization (IMO) saat menghadiri sidang Council 132 di London, Inggris, Britania Raya (8-12/7/2024).
Dikutip dari kantor berita Antara, sidang yang dipimpin Victor Jimenez Fernandez dari Spanyol ini berfokus membahas agenda strategi, perencanaan dan reformasi IMO, manajemen sumber daya IMO, anggaran 2025-2026, konsolidasi teks konvensi-konvensi IMO, IMO Member State Audit Scheme (IMSAS), dan laporan beberapa sidang komite IMO sebelumnya.
Dalam sidang itu, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Antoni Arif Priadi yang bertindak sebagai Head of Delegation (HOD) atau ketua delegasi Indonesia mengungkapkan bahwa Pemerintah Indonesia mendukung proposal Tiongkok terkait revisi terhadap Surat Edaran Dewan IMO di International Maritime Prize (IMP).
Dipaparkan Dirjen Hubla Antoni Arif Priadi, bahwa dalam sidang itu Indonesia menjadi co-sponsor di tiga dokumen. Antara lain Dokumen C132/15 Protection of Vital Shipping Lanes, Developments in the Cooperative Mechanism for the Straits of Malacca and Singapore.
Sebagai salah satu co-sponsor dokumen ini, Indonesia bekerja bersama dengan Malaysia dan Singapura.
"Pada 2023, Singapura menjadi tuan rumah bagi penyelenggaraan pertemuan CF 14, TTEG 46 dan PCC 14, yang dilanjutkan Extended TTEG 46 pada 30 Januari 2024," ungkap Dirjen Hubla.
Sedangkan pada 2024, Indonesia akan menjadi tuan rumah dan rencananya akan menyelenggarakan pertemuan pada 21-25 Oktober 2024 di Bali.
"Ada pun Indonesia saat ini menjadi Ketua Sekretariat Aids to Navigation Fund (ANF) untuk periode 2022-2024, dan laporannya juga dimuat di dalam dokumen ini," jelas Antoni Arif Priadi.
Selain itu, Indonesia juga menjadi co-sponsor pada dokumen C132/16 (d)/1 External Relations, IMO Awards, Improving the recognition of women contributing to the work of the Organization.
Baca Juga: 400 UMKM di Kota Nusantara Dapatkan Pendampingan Pelatihan di Bawah Binaan OIKN
"Dokumen ini melaporkan nominasi calon penerima International Maritime Prize 2023 dan IMO Honors for Exceptional Bravery at Sea 2024, serta tentang pengaturan Hadiah 2024 dan penghargaan tahun ini," tambahnya.
Selanjutnya, Indonesia juga menjadi co-sponsor pada Dokumen C132/21/3 Supplementary Agenda Items, if Any (d) Consideration of the Recognition, Observance and Designation of Eid al Fitr and Eid al-Adha as official holidays at IMO.
Selain mengikuti jalannya persidangan, Indonesia juga akan melaksanakan beberapa agenda di sela-sela sidang. Antara lain depositori Instrumen Ratifikasi Amendemen Konvensi IMO, 2021 serta melaksanakan promosi pengusulan Particularly Sensitive Sea Area (PSSA) Selat Lombok.
"Kami juga menyampaikan usulan nama untuk menerima IMO Gender Equality Awards tahun 2025, yaitu Dr. Chandra Motik Yusuf Djemat dan Carmelita Hartoto," kata Antoni Arif Priadi.
"Yang akan disampaikan dalam sidang ini untuk memperkuat komitmen dan pengakuan peran perempuan dalam agenda kesetaraan gender di sektor maritim," demikian dipaparkan Dirjen Hubla di Jakarta, Selasa (9/7/2024).
Berita Terkait
-
Kenapa Istirahat Laki-laki Dianggap Kebutuhan, Tapi Bagi Perempuan Itu Kemewahan?
-
Dapur, Sumur, dan Kasur: Benarkah Peran Perempuan Hanya Sebatas Itu?
-
Toxic Tidak Punya Gender: Ketika Perjuangan Berubah Menjadi Kebencian
-
BNI Dorong Kesetaraan Gender, Perkuat Peran Perempuan di Dunia Kerja dan Masyarakat
-
Telkom Dorong Perempuan Ambil Peran di Garis Depan Kepemimpinan untuk Kesetaraan Gender
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dasco Puji BI yang Bikin Kuat Rupiah: RI Kini Tak Bergantung Dolar AS
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal