Suara.com - Layanan belanja cepat Tokopedia NOW!, yang menawarkan pengiriman barang dalam waktu 1 jam, akan ditutup permanen mulai besok, Senin, 15 Juli 2024.
Pengumuman ini disampaikan Tokopedia melalui notifikasi di aplikasi dan situs web mereka.
"Tokopedia NOW! izin pamit ya. Kamu masih bisa belanja sampai hari terakhir operasional 15 Juli 2024," tulis pengumuman Tokopedia dikutip Minggu (14/7/2024).
Penutupan Tokopedia NOW! dikaitkan dengan strategi bisnis perusahaan untuk fokus pada layanan inti e-commerce mereka. Tokopedia ingin memberikan pengalaman berbelanja yang lebih optimal bagi para penggunanya dengan memfokuskan sumber daya pada pengembangan platform utama.
Meskipun Tokopedia NOW! ditutup, pengguna masih dapat berbelanja kebutuhan sehari-hari dengan pengiriman instan melalui layanan Tokopedia Official Stores dan Tokopedia Food.
Tokopedia menyampaikan terima kasih kepada para pengguna Tokopedia NOW! atas kepercayaan dan dukungannya selama ini.
Tokopedia NOW! adalah fitur yang bisa melayani pengiriman 1 Jam tiba dari pembayaran terverifikasi.
Layanan tersebut biasanya buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB sampai 23.59 WIB. Saat pelanggan memilih layanan ini akan disuguhkan dua jenis pengiriman, pertama sampai 1 jam dan terjadwal.
Baca Juga: Raih Kesuksesan Bersama Shopee Live, Hendri Alejandro Perluas Jangkauan Produk UMKM Kecamatan Ibun
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok