Suara.com - Pada 16 Juli 2024 lalu menjadi momen Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) genap bertambah usia 22 tahun. Dalam rangka merayakan ulang tahun tersebut, lembaga di bawah naungan Kementerian Energi Sumber Daya (ESDM) ini menggelar kompetisi bertajuk Anugerah Jurnalistik Hulu Migas “22 Tahun Mengelola Industri Hulu Migas, Berbakti Bagi Negeri”.
Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Hudi D. Suryodipuro menyebut kompetisi ini merupakan apresiasi industri hulu migas kepada media massa yang telah menjadi pemangku kepentingan strategis dalam memberi masukkan serta memberitakan aktivitas industri tersebut.
“Anugerah Jurnalistik Hulu Migas adalah bentuk apresiasi kami kepada para insan media atas dukungan, kontribusi, dan masukan mereka terhadap kemajuan industri migas nasional,” ujar Hudi dalam coaching clinic Anugerah Jurnalistik Hulu Migas di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (18/7/2024).
Hudi berkata kalau industri hulu migas kerap dipersepsikan hanya sekadar industri yang destruktif oleh sebagian masyarakat. Padahal, kata dia, sektor hulu migas telah memberikan banyak kontribusi dan bakti yang signifikan terhadap perekonomian dan masyarakat Indonesia.
Adapun ia menjabarkan ragam kontribusi yang diberikan oleh industri hulu migas seperti memberikan penerimaan negara yang optimal; menjadi sumber utama energi dan bahan baku bagi industri lain; serta menciptakan banyak lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi baik di tingkat nasional maupun daerah.
Selain itu, industri hulu migas juga memberikan efek berganda (multiplier effect) yang signifikan bagi tumbuhnya industri penunjang, terbukti dengan meningkatnya tingkat pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) setiap tahunnya.
“Selama 22 tahun, Industri hulu migas telah memberikan kontribusi hingga mencapai lebih dari Rp5.000 triliun terhadap APBN, bahkan Industri hulu migas merupakan penyumbang penerimaan negara terbesar kedua setelah pajak,” imbuhnya.
Kompetisi Anugerah Jurnalistik Hulu Migas memiliki tiga kategori, yakni kategori Hardnews, kategori Feature, dan kategori Foto Jurnalistik. Masing-masing juara 1 di tiap kategori akan mengantongi uang tunai sebesar Rp15.000.000 dan tiket menuju pameran Abu Dhabi International Petroleum and Conference (ADIPEC) pada 4-7 November 2024 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.
Kemudian untuk juara 2 mendapat Rp12.000.000 dan untuk juara 3 mendapat Rp10.000.000.
Baca Juga: SKK Migas dan Pemprov DKI Jakarta Sabet SAG Award 2024 di Amerika Serikat
Periode kompetisi ini dimulai sejak 19 Juli 2024 hingga 31 Agustus 2024 dan pengumuman pemenang akan diumumkan pada 10 September 2024.
Hudi berharap kompetisi ini dapat menghasilkan karya-karya jurnalistik yang merefleksikan dinamika industri hulu migas Indonesia, menceritakan kisah-kisah inspiratif tentang inovasi, kemitraan strategis, dan dampak positif yang telah dihasilkan oleh industri hulu migas.
“Kami juga ingin agar karya-karya tersebut tidak hanya menjadi catatan sejarah yang berharga, tetapi juga menginspirasi dan memberikan wawasan yang berharga bagi generasi mendatang” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya
-
Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang
-
Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?
-
Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang
-
Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024
-
Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta
-
Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang
-
Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi
-
Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste
-
Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu