Suara.com - Sejalan dengan strategi PT Japfa Comfeed Indonesia (JAPFA) dalam memperkuat sektor hilirnya, JAPFA Food turut serta dalam pameran Food & Hospitality Indonesia (FHI) ke-18 di Jiexpo Kemayoran. Mulai Selasa 23 Juli-26 Juli 2024 mendatang, JAPFA Food menawarkan beragam pilihan protein hewani dan produk turunannya. Sejak dikenalkan tahun lalu, JAPFA Food hadir sebagai solusi food service yang memudahkan para pelaku usaha di industri makanan untuk memperoleh layanan komprehensif hingga kustomisasi produk.
Head of JAPFA Food Solutions, Melvany Kasih menyampaikan, kolaborasi dengan para pelaku usaha, baik besar maupun kecil, dilakukan dengan pendekatan inovatif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Hal inilah yang menjadi keunggulan JAPFA Food, tidak sekadar menawarkan produk, melainkan merancang solusi komprehensif bagi para mitra.
“Demi mencapai misi tersebut, JAPFA Food memiliki 4 pilar dalam layanan food service, yang terdiri dari market research, R&D, ideation hingga product launching,” tutur Melvany Kasih.
Pada pilar pertama, JAPFA Food mendapatkan informasi mengenai karakter dan kebutuhan pelanggan melalui customer insight, sehingga mampu menginterpretasikan keinginan pelanggan dengan tepat. Kami juga memiliki R&D tersendiri yang membantu mengembangkan produk di fasilitas central kitchen. Chef handal yang tergabung dalam chef community JAPFA Food, memastikan kreativitas dan inovasi berkembang secara berkelanjutan sesuai dengan perkembangan kebutuhan pangan. Pilar terakhir yakni layanan marketing activation hingga post-sales support yang kami miliki mampu meningkatkan brand awareness dan menambah jangkauan konsumen baru.
Sementara itu, Corporate Affairs Director JAPFA, Rachmat Indrajaya menuturkan, kehadiran JAPFA Food menjadi jembatan para mitra maupun calon pelanggan untuk memperoleh akses ke berbagai produk berkualitas dari grup JAPFA.
“Kami berharap, dengan menawarkan solusi produk protein yang lebih lengkap, R&D yang semakin kuat, serta kustomisasi dari central kitchen, JAPFA dapat lebih memperkuat pelayanan terhadap segmen hilirny,” katanya.
Sebagi informasi, produk olahan yang ditawarkan JAPFA Food memiliki 6 sub kategori, diantaranya Produk Unggas, Daging Olahan, Daging Sapi, Makanan Laut, Produk Susu serta Saus dan Dressing dengan merek Olagud, So Good, So Nice, Best Chicken, Cahaya Gunung Foods, Dosuka, Tora Duo, Mom & Spice, BON-BON, Toba Tilapia, Seafood Lovers, JAPFA Prime Seafood, Ichi-No-Ji, Santori, Tokusen, Real Good, Omayo, dan Beras Ayana. Seluruh produk JAPFA Food tersebut dapat diakses melalui platform online JAPFA Food dan juga toko offline Meat Market.
Berita Terkait
-
BeautyFest Asia 2024 Hadir Pertama Kali di Medan untuk Menampilkan Keberanian dan Potensi Perempuan Hebat
-
Dukung Perkembangan Tren Industri Makanan Sehat, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia Kembali Digelar
-
Yummy Expo 2024: Komitmen Nyata, Wujud Dukungan Konkret bagi Kemajuan Industri F&B di Indonesia
-
Pameran Internasional Industri Taman Rekreasi Terbesar di Indonesia Bakal Digelar di Jakarta
-
Pameran ke 2 Atelier Riri Suguhkan Cerita, Pengalaman, dan Suasana dari Pameran di Jepang ke Jakarta
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang
-
Ma'ruf Amin: Jujur, Ekonomi Syariah Belum Jadi Budaya
-
Tradisi Berbagi THR Mulai Geser ke Ranah Digital
-
Kemenkeu Akui Perjanjian Dagang RI-AS Berpengaruh ke Penerimaan Negara
-
IHSG Tembus Level 8.300 Lagi Hari ini, Cek Daftar Saham yang Cuan