Suara.com - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia meminta emak-emak memulai usaha ketimbang bergosip dengan pihak lain. Dengan berusaha, emak-emak bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Hal ini dirinya katakan saat menghadiri diskusi Womenpreneur Conference bertajuk "Hilirisasi Industri Menuju Indonesia Emas" di Kantor BKPM, Jakarta, Selasa (30/7/2024).
"Saya pertama mengapresiasi Womenpreneur ini, dari pada Ibu-ibu, gosip. Dulu waktu saya di Hipmi, gosipnya minta ampun. Gosipnya itu yang produktif. Usaha itu bagus banget," ujar.
Menurut dia, ekonomi Indonesia tak akan tumbuh, jika tanpa adanya usaha pemerintah melalui kebijakan. Menurut dia, pengusaha baik dari kaum pria maupun wanita bisa menjadi solusi menjalankan kebijakan pemerintah.
"Pengusahanya bisa jadi solusi, apalagi pengusaha yang memiliki kreativitas, dan memiliki kemampuan," kata dia.
"Dan itu harus terjadi dari pengusaha atau pejabat yang berproses. Hipmi adalah instrumen untuk berproses. Makanya Hipmi mengeluarkan kebijakan hilirisasi, dan sebagaian anggotanya melakukan hilirisasi," ucap dia.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Banom Womenpreneur BPP HIPMI Melissa A Hamid menambahkan, kehadiran Womenpreneur ini bisa jadi inspirasi dan acuan bagi para perempuan yang ingin menjadi mengusaha.
"Sehingga, bisa lebih banyak lagi pengusaha wanita di Indonesia. Jadi katanya kalau kita memberikan kesempatan untuk wanita mereka bisa menjadikan negara itu lebih maju," pungkas dia.
Baca Juga: Digadang-gadang Jadi Menteri ESDM, Begini Jawaban Bahlil
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Benarkah Tembakau Alternatif jadi Jalan Keluar Kebiasaan Merokok?
-
BUMN Ini Dulu Hanya Percetakan, Kini Bertransformasi jadi Raksasa Teknologi Keamanan Digital RI
-
Profil Dewan Energi Nasional, Ini tugas dan Tanggung Jawabnya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?
-
Purbaya soal IHSG Anjlok: Beres Sebelum Mei, Hanya Syok Sesaat
-
PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga
-
Tekanan Global hingga AI Warnai 2026, MCorp Buka Ruang Dialog Strategis Lintas Industri
-
Pos Indonesia Gandeng Emiten WIFI Bantu Distribusi Internet Rakyat
-
IHSG Terjun Bebas, BEI: Investor Jangan FOMO Jual Saham