Suara.com - SMK Multicomp Depok mewajibkan 251 siswa kelas sebelasnya untuk ikut pendaftaran Digipreneur Incubation Program milik PT Global Edukasi Talenta Inkubator (GETI Incubator).
Pendaftaran dilaksanakan berbarengan dengan acara sosialisasi yang dilaksanakan di SMK Multicomp Depok pada 31 Juli 2024 lalu.
Acara tersebut dihadiri oleh 251 siswa kelas sebelas Multicomp dari berbagai jurusan yaitu Pemasaran (PM), Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Perhotelan (PH).
Dalam kesempatannya, Sulastri selaku Kepala Sekolah Multicomp menyampaikan rasa optimisnya terhadap program Digipreneur ini.
“Saya sangat ingin seluruh siswa saya yang kelas sebelas sejumlah 251 anak untuk ikut program bagus ini dan saya optimis mereka bisa mendapatkan penghasilan segera, tidak hanya siswanya bahkan saya minta para guru-guru juga ikutan supaya mereka tidak kalah dengan para siswanya,” kata Sulastri ditulis Senin (5/8/2024).
“Saya ingin siswa saya punya pilihan ketika mereka lulus nanti, apakah mereka ingin kerja, usaha ataupun melanjutkan kuliah. Nah, Digipreneur memberikan jawaban tersebut melalui keterampilan yang akan didapat, penghasilan yang bisa diperoleh, serta sertifikat-sertifikat yang tersedia termasuk sertifikat BNSP,” tuturnya.
“Kami sangat senang bekerja sama dengan SMK Multicomp, karena kami yakin anak-anaknya cukup antusias dan dengan infrastruktur yang dimiliki dapat mendukung program Digipreneur kami. Tidak hanya hal tersebut, dukungan dari Kepala Sekolah serta jajarannya membuat proses kerjasama ini menjadi mudah dan semoga dapat menghasilkan bibit-bibit unggul sesuai harapannya,” kata Rachmat W. Suryo selaku General Manager dari GETI Incubator.
Digipreneur merupakan program inkubasi selama 4,5 bulan yang akan melatih para pesertanya untuk jago dibidang Marketplace, Digital Marketing dan Content Creation.
Berpotensi memberikan pendapatan kepada para pesertanya hingga 1,5 juta per bulan, tidak hanya itu 3 sertifikat BNSP skema Penjualan Daring, Pemasaran Daring, dan Pembuatan Konten pun akan diberikan melalui uji kompetensi sertifikasi bagi peserta yang berprestasi.
Baca Juga: Adu Penghasilan Maharani Kemala VS Shandy Purnamasari, Dirumorkan MS Glow Pecah Kongsi
Digipreneur merupakan program terbaru GETI Incubator yang baru saja diluncurkan pada tahun 2024 ini. Batch pertama sudah dimulai pada akhir Mei lalu sampai bulan September, sedangkan batch selanjutnya akan dimulai pada pertengahan Agustus ini sampai akhir Desember tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bikin Deg-degan! Doan Van Hau Bawa Ancaman Nyata untuk Timnas Indonesia
-
IHSG Hari Ini Dibayangi Data Ekonomi, Cek Saham Rekomendasi dari Para Analis
-
Dari Contekan ke Korupsi: Benang Merah yang Sering Kita Abaikan
-
Menginap Hanya Berjarak 6 Menit dari Pakansari, Vietnam Panaskan Atmosfer Jelang Lawan Indonesia
-
Pemutihan dan Keringanan Pajak Jawa Timur Khusus Agustus 2026, Cek Syaratnya
-
John Herdman Bongkar Peran Vital Tom Haye Jelang Duel Panas Indonesia vs Vietnam
-
Rezeki Melimpah! Ini 5 Shio Paling Beruntung Sepanjang Agustus 2026
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
-
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Level Rp2.603.000 per Gram
-
5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru