Suara.com - PT Indosat Tbk (ISAT) berencana melakukan pemecahan saham dengan rasio 1:4 atas seluruh saham seri B guna meningkatkan likuiditas saham dan dapat menarik minat investor ritel, khususnya investor muda.
“Perseroan berencana melakukan pemecahan saham karena rendahnya likuiditas saham Perseroan,” tulis manjemen ISAT dalam keterangan resmi dikutip Senin (12/8/2024).
ISAT telah mengantongi ijin prinsip dari BEI, sehingga langkah selanjutnya menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa(RUPSLB) pada tanggal 24 September 2024.
Jika berjalan mulus, ISAT akan diperdagangkan dengan nominal baru pada tanggal 16 Oktober 2024.
Saat itu, nilai nominal saham seri B menjadi Rp25 per lembar dari nilai saat ini Rp100 per lembar. Dampak lainnya, jumlah saham seri B menjadi 32.250.810.956 lembar dari jumlah saat ini 8.062.702.739 lembar.
Ditegaskan, ISAT tidak memiliki rencana aksi korporasi yang berpengaruh terhadap jumlah saham dan/atau permodalan Perseroan yang akan dilakukan dalam jangka waktu 6 bulan setelah tanggal pelaksanaan Pemecahan Saham.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK