Suara.com - Mal Gandaria City atau Mal Gancit adalah salah satu pusat perbelanjaan yang cukup terkenal dan berlokasi di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Siapa pemilik Mal Gandaria City?
Pemilik Mal Handaria City adalah Pakuwon Group. Mal dengan luas sekitar 336.279 meter persegi ini dibangun dan dikembangkan oleh PT Pakuwon Jati, yang merupakan bagian dari Pakuwon Group.
Pakuwon Group sendiri saat ini dipimpin oleh salah satu orang terkaya di Indonesia, yaitu Alexander Tedja.
Bisnis Alexander Tedja dimulai ketika ia mendirikan perusahaan PT ISAE Film. Pada tahun 1977, ia berhasil mendirikan Menara Mitra Cinema Corp, dan pada tahun 1991, ia mendirikan PT Pan Asiatic Film.
Pada 20 September 1982, Alexander mulai merambah ke industri properti dengan mendirikan PT Pakuwon Jati Tbk. Bisnis propertinya dimulai dengan pembelian lahan di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, yang kemudian menjadi lokasi Tunjungan Plaza I, pusat perbelanjaan modern pertama di Surabaya yang dibuka pada tahun 1986.
Bisnis properti Alexander berkembang pesat di Surabaya, dengan keberhasilan pembukaan Superblok Tunjungan City dan Pakuwon City dalam beberapa dekade. Pada tahun 1989, PT Pakuwon Jati Tbk resmi menjadi perusahaan publik dan tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham PWON.
Pada tahun 2007, Alexander mulai mengembangkan bisnisnya di Jakarta dengan merencanakan proyek Superblok Gandaria City. Tiga tahun kemudian, pada tahun 2010, Mal Gandaria City resmi dibuka dan menjadi salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Indonesia.
Pakuwon Group kini dikenal sebagai salah satu pengembang real estate terkemuka di Indonesia, dengan proyek-proyek yang mencakup pusat perbelanjaan, hotel, hingga gedung perkantoran. Menurut laporan resmi Pakuwon Group, pada tahun 2022, perusahaan ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 5,987 miliar atau Rp 5,9 triliun.
Baca Juga: Asuransi Astra Hadir di FinExpo 2023 Yogyakarta, Tawarkan Sederet Promo Menarik BIK
Berdasarkan catatan Forbes pada 3 April 2023, Alexander Tedja, pemilik Pakuwon Group, memiliki kekayaan sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 15 triliun (dengan kurs Rp 15.000). Pada tahun 2022, Alexander Tedja menempati peringkat ke-47 dalam daftar orang terkaya di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari