Suara.com - Bank DKI kembali menggandeng komunitas Mini 4WD sebagai upaya penerapan program literasi dan inklusi keuangan melalui penyelenggaraan JakOne Mobile Indonesia Damper Class National Championship Round III yang digelar di Jakarta, 16-18 Agustus 2024.
Dukungan Bank DKI dalam kegiatan ini dilakukan dengan turut memperkenalkan aplikasi JakOne Mobile, serta berbagai ekosistem transaksi non-tunai yang ada di Jakarta. Demikian disampaikan Direktur Utama Bank DKI, Agus H. Widodo.
Agus mengatakan, dengan menggandeng komunitas Mini 4WD Bank DKI dapat semakin memperluas awareness masyarakat di Wilayah Jakarta dalam penggunaan aplikasi JakOne Mobile, apalagi jumlah penggemar Mini 4WD atau Tamiya semakin bertambah peminatnya sejak populer pada era tahun 90an menurutnya.
JakOne Mobile Indonesia Damper Class National Championship Round III merupakan ajang kejuaraan Mini 4WD resmi tingkat nasional yang diselenggarakan di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia Daerah Khusus Ibukota (IMI DKI) dan diikuti oleh lebih dari 150 (seratus lima puluh) partisipan Mini 4WD dari seluruh Indonesia dengan memperebutkan hadiah sebesar Rp60 juta pada setiap serinya.
Lebih lanjut, Agus H. Widodo berharap bersamaan dengan dukungan Bank DKI terhadap JakOne Mobile Indonesia Damper Class National Championship Round III, dapat mendorong prestasi para atlet dan komunitas Mini 4WD untuk dapat berprestasi di kancah nasional.
“Melalui dukungan secara berkelanjutan, kami berharap Bank DKI dapat berkontribusi dalam mengantarkan perkembangan atlet untuk berlaga di perlombaan Mini 4WD tingkat nasional, salah satunya di PON 2024,” ujar Agus ditulis Senin (19/8/2024).
Team Director Banteng Motorsport, Bimo Pradikto selaku ketua Komunitas Mini 4WD Benteng Motorsport yang juga menjadi inisiator penyelenggara JakOne Mobile Indonesia Damper Class National Championship menyatakan apresiasi atas konsistensi dukungan Bank DKI sebagai kolaborator dalam perkembangan komunitas 4WD.
“Kami mengapresiasi Bank DKI dalam dukungannya terhadap antusiasme dari para tim pegiat hobi Mini 4WD untuk secara bersama-sama mengembangkan turnamen tingkat nasional, serta melahirkan atlet Mini 4WD yang siap mengukir prestasi. Sehingga, berangkat dari hobi, tamiya kini menjadi olahraga resmi yang profesional,” tutur Bimo.
Dalam kesempatan terpisah, Sekretaris Perusahaan Bank DKI Arie Rinaldi menyatakan bahwa partisipasi Bank DKI dalam kegiatan komunitas memperkuat posisinya sebagai mitra terpercaya dalam pengembangan hobi dan olahraga, sambil mendorong inklusi keuangan dan transaksi non-tunai.
Baca Juga: Pertahankan Kinerja Keuangan yang Positif, Bank DKI Raih Penghargaan The Best Indonesia Finance 2024
"Kami berharap dukungan ini menginspirasi lebih banyak komunitas untuk memanfaatkan inovasi perbankan digital seperti JakOne Mobile dan berkontribusi pada kemajuan olahraga nasional," tutup Arie.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara