Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mendapatkan cerita tak mengenakan soal Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Salah satunya, soal kondisi pasokan air bersih di IKN yang belum memadai.
Hal itu dikatakannya dalam pidato Pengumuman Bakal Calon Daerah tahap 2 PDIP yang disiarkan secara virtual dikutip, Jumat (23/8/2024).
Megawati mengawali pidatonya soal pasokan air bersih yang bakal mengalami hambatan dari perubahan cuaca.
Presiden RI Kelima ini menyambungkan dengan cerita anak perempuaannya Puan Maharani yang mengikuti upacara HUT RI ke-79 di IKN. Puan yang merupakan Ketua DPR itu melihat kondisi air di IKN yang tidak memadai.
Bahkan Puan, bilang Megawati, sampai-sampai tak mandi, karena air yang tak memadai.
"Ini mba Puan, waktu cerita di IKN, dia kan ke IKN ya, cerita 'mah airnya susah,' Terus saya tanya 'kamu mandinya pakai apa,' kata dia ya lap-lap aja," ujar Megawati.
Ketua umum PDIP ini juga mendapat cerita bahwa Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) ada yang keracunan akibat konsumsi air di IKN.
Sebagai informasi, sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati yang menyiapkan Paskibraka untuk upacara HUT RI ke-79.
"Terus, Paskibraka saya banyak yang kena merus-merus, ternyata kena apa, e-coli. Lho ya untung aja pada kuat. Tiap hari telepon, siapa lagi yang kena? Ayo mesti yang kuat," jelas dia.
Baca Juga: Megawati Singgung Ekonomi RI Tak Baik-baik Saja, Banyak PHK Hingga Harga Beras Mahal
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026