Suara.com - Emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma alias Aguan, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) membukukan laba bersih Rp284,86 miliar pada semester I 2024, atau tumbuh 34,5 persen dibanding periode sama tahun 2023 yang tercatat Rp211,06 miliar.
Hasil itu mendongkrak laba per saham dasar dan dilusian ke level Rp18,23 per lembar pada akhir Juni 2024. Sedangkan akhir Juni 2023 berada di level Rp15,5 per helai.
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma melaporkan pendapatan sebesar Rp1,346 triliun sepanjang enam bulan pertama tahun 2024. Perolehan itu tumbuh 0,22 persen dibanding periode sama tahun 2023 yang tercatat Rp1,343 triliun.
Rinciannya, penjualan tanah kaveling dan rumah tinggal menyusut 1,6 persen secara tahunan menjadi Rp1,315 triliun pada akhir Juni 2024.
Tapi sewa lahan melonjak 311 persen secara tahunan menjad Rp346,5 juta pada akhir Juni 2024. Senada, pendapatan lain lain melejit 400 persen secara tahunan menjadi Rp30,6 miliar.
Menariknya, beban pokok pendapatan dapat ditekan 11,07 persen secara tahunan menjadi Rp594,6 miliar pada semester I 2024. Alhasil, laba kotor terkerek 11,2 persen secara tahunan menjadi Rp751,97 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik
-
Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global
-
Pengamat: Penjatahan BBM Subsidi Masih Wajar dan Efektif Tekan Konsumsi Energi
-
Harga Stabil Rp4.500, PGN Dorong BBG Jadi Opsi Ekonomis Bagi Kendaraan