Suara.com - Emiten milik konglomerat Sugianto Kusuma atau Aguan, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) akan melakukan Penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Manajemen PANI dalam keterangan tertulisnya Senin (12/8/2024) menuturkan bahwa Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 787 juta lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.
Lebih lanjut Manajemen PANI memaparkan aksi korporasi ini akan dilakukan dalam rangka memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan Perseroan termasuk pemegang saham publik dan dalam rangka melaksanakan kegiatan usahanya dan/atau entitas anak, Perseroan memandang perlu melakukan penguatan terhadap struktur permodalan dan peningkatan posisi keuangan PANI.
Dalam aksi korporasi ini seluruh Saham Baru tersebut akan diambilbagian oleh pemodal yakni PT Multi Artha Pratama, yang merupakan pemegang saham pengendali Perseroan serta akan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp5.200 per lembar saham.
Adapun harga pelaksanaan adalah paling sedikit 90% dari rata-rata harga penutupan saham Perseroan selama kurun waktu 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pelaksanaan Private placement.
Manajemen PANI menambahkan Aksi korporasi ini akan digelar pada tanggal 19 Agustus 2024 dan pemberitahuan hasilnya pada 21 Agustus 2024 dan pasca pelaksanaan private placemet ini maka jumlah modal saham ditempatkan dan modal disetor Perseroan akan meningkat menjadi Rp1.641.458.370.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?