Suara.com - Proyek Tambang Emas Pani milik PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) tengah menjadi sorotan. Tak heran, tambang yang terletak di Pohuwato, Gorontalo ini diprediksi memiliki cadangan emas yang melimpah, serta berpotensi menjadi salah satu yang terbesar di Asia Pasifik.
Lantas apa menariknya tambang emas Pani satu ini? Mari kita kupas lebih dalam mengenai keistimewaannya
Kandungan Emas yang Mentereng:
Menurut hasil studi kelayakan (Feasibility Study), Tambang Emas Pani diperkirakan memiliki kandungan sumber daya mineral sebesar 6,7 juta ounces emas. Sebagai gambaran, angka ini tergolong fantastis.
Dengan asumsi produksi mencapai 250.000 ounces per tahun selama 15 tahun, Pani bisa dinobatkan sebagai tambang emas primer terbesar di Asia Pasifik.
"Ini (tambang emas Pani) nantinya kalau mulai produksi akan menjadi salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia dengan kandungan 6,7 juta ounces emas. Itu pun yang baru kita ketahui," kata General Manager Communications MDKA Tom Malik dalam acara Merdeka's Workshop for Journalists.
Umur Tambang yang Panjang:
Tak hanya kaya emas, Tambang Emas Pani juga diprediksi memiliki umur tambang yang panjang. Dengan pengelolaan optimal, produksi diperkirakan bisa berjalan hingga 15 tahun. Ini menjadi kabar baik bagi Indonesia, pasalnya pasokan emas dalam negeri bisa lebih terjamin.
"Ini proyek emas primer. Ini bisa jadi paling besar karena produksi tertinggi 500.000 ounces per tahun," jelas Tom Malik.
Baca Juga: Harta Karun di Bawah Kaki: Proyek Tembaga Raksasa Merdeka Copper di Banyuwangi
Potensi Pendapatan yang Signifikan:
Kelimpahan emas dan umur tambang yang panjang tentu berimbas pada potensi pendapatan. Proyek Emas Pani digadang-gadang bisa menjadi sumber pendapatan signifikan bagi Merdeka Copper Gold.
Berdasarkan hasil FS, proyek ini diperkirakan bisa menghasilkan revenue hingga US$11,4 miliar, dengan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) mencapai US$7,4 miliar selama 10 tahun pertama operasional. Angka tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi investor.
Perusahaan Berpengalaman di Belakangnya:
Di balik kesuksesan Proyek Emas Pani, tentu ada peran penting PT Merdeka Copper Gold Tbk. Perusahaan ini dikenal sebagai pemain lama di industri pertambangan logam dan mineral Indonesia. Pengalaman panjang tersebut menjadi bekal yang mumpuni untuk mengelola Tambang Emas Pani secara optimal dan efisien.
"Merdeka Copper Gold bakal memulai produksi tahun depan. Mulai operasinya kita akan dimulai akhir tahun depan," ungkap Tom.
Kontribusi pada Perekonomian Indonesia:
Kehadiran Tambang Emas Pani diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia. Selain bisa meningkatkan pasokan emas dalam negeri, operasional tambang juga berpotensi membuka lapangan pekerjaan baru.
Belum lagi pendapatan yang dihasilkan bisa dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Proyek Emas Pani memang masih dalam tahap pengembangan. Namun, berbagai keistimewaannya membuat tambang ini sangat dinantikan kehadirannya. Harapannya, pengelolaan tambang bisa dilakukan secara bertanggung jawab agar bisa memberikan manfaat bagi kemajuan bangsa.
"Kalau saat ini kami memang belum masuk ke pembangunan fasilitas pendukung operasi tambang. Ini baru infrastrukturnya berupa jalan dari tambang ke pelabuhan, hingga tempat tinggal karyawan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe
-
Flyjaya Resmi Layani Rute Morowali, Cek Link Tiketnya di Sini