Suara.com - PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) menegaskan komitmennya mendukung kelancaran pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di dua provinsi sekaligus yakni di Provinsi Aceh dan Sumatra Utara.
Dukungan ini diwujudkan melalui penyediaan infrastruktur jalan tol yang dikelola, guna memastikan mobilitas peserta dan panitia berjalan lancar.
Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim mengatakan bahwa sejumlah ruas tol Hutama Karya yang digunakan dalam penyelenggaraan PON 2024 diantaranya Jalan Tol Binjai – Langsa yang mendukung mobilitas atlet cabang olahraga (cabor) gulat dan sambo; Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat yang mendukung atlet cabor tinju, akuatik, ski air, bola voli (pantai), balap sepeda, dan berkuda; serta Tol Sigli – Banda Aceh yang memfasilitasi atlet cabor sepak bola, sepatu roda, kempo, dan arung jeram.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam PON 2024 dimana jalan tol kelolaan kami ini ini berperan penting dalam mendukung konektivitas antara dua provinsi,” tutur Adjib ditulis Jumat (13/9/2024).
Lebih lanjut, Adjib menambahkan bahwa untuk memastikan kelancaran akses, selain menyiagakan jalan tol yang sudah beroperasi, Hutama Karya juga mengoperasikan secara fungsional Jalan Tol Sigli – Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji – Seulimeum) sebagai lintasan untuk menuju venue cabang olahraga pertandingan PON di Kabupaten Pidie dan Kabupaten Aceh Besar, serta Jalan Tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat Seksi Tebing Tinggi – Dolok Merawan yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita, anak usaha Hutama Karya.
“Jalan tol yang dioperasikan secara fungsional ini hanya diperuntukkan bagi kendaraan resmi PON yang memiliki stiker khusus, dan berlaku mulai tanggal 8 hingga 20 September 2024, setiap pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Tol ini akan mempermudah pergerakan para atlet dan panitia dari Padang Tiji hingga Baitussalam dan sebaliknya atau dari daerah Tebing Tinggi hingga Dolok Merawan dan sebaliknya,” tambah Adjib.
PON 2024, dengan tema 'Bersatu Kita Jaya,' merupakan salah satu ajang olahraga terbesar yang diikuti oleh seluruh provinsi di Indonesia. Acara ini akan mempertandingkan total 34 cabang olahraga (cabor), 42 disiplin, dan 527 nomor pertandingan, mulai dari akuatik, atletik, hingga balap sepeda dan bela diri.
“Dengan dukungan infrastruktur yang baik, kami yakin PON kali ini akan menjadi sukses besar dan dapat memberikan kenyamanan dan kelancaran bagi semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraannya,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Senilai Rp 13,55 Triliun Garapan Hutama Karya
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- 5 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Paling Murah, Kualitas Awet dan Hemat Listrik
Pilihan
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
Terkini
-
PLN, MEBI, dan HUAWEI Resmikan SPKLU Signature dengan Ultra-Fast Charging dan Split Charging Pertama
-
Harga Cabai Masih 'Pedas', Bapanas Siapkan Intervensi
-
Kemendag Keluarkan Harga Patokan Eskpor Komoditas Tambang, Ini Daftarnya
-
Menkeu Purbaya Resmi Alihkan Dana Desa Rp34,5 T ke Koperasi Merah Putih
-
Pabrik Alas Kaki di Jombang Pakai PLTS, Kapasitas Tembus 3,7 MWp
-
Bisnis Emas BSI Melesat 100 Persen dalam 8 Bulan
-
Pengangguran Menurun, Tapi 50 Persen Tenaga Kerja Masih 'Salah Kamar'
-
Rating Indonesia Turun, Purbaya Serang Balik: Saya Ingin Membuat Reputasi Moody's Jeblok
-
Emiten BFIN Andalkan Program Loyalitas Dongkrak Pembiayaan Mobil Bekas
-
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998