Selain itu, tantangan pelambatan perekonomian global juga memengaruhi aktivitas ekonomi domestik. Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia masih berada dalam level kontraksi sebesar 49,2 pada September 2024, meskipun telah meningkat dibandingkan Agustus 2024 yang tercatat sebesar 48,9.
Keberhasilan tersebut menempatkan Indonesia dalam posisi lebih baik dibandingkan beberapa negara ASEAN lainnya yang mengalami penurunan aktivitas manufaktur seperti Malaysia (dari 49,7 menjadi 49,5) dan Thailand (dari 52,0 menjadi 50,4).
Airlangga menyatakan bahwa pemerintah akan terus mengoptimalkan implementasi kebijakan untuk meningkatkan industri manufaktur melalui hilirisasi sumber daya alam (SDA), penggunaan produk dalam negeri, substitusi impor termasuk peningkatan ekspor, kemudahan berusaha dan investasi serta pengembangan SDM dan teknologi melalui program Making Indonesia 4.0.
“Pemerintah akan terus memastikan pasokan pangan yang cukup, menjaga kestabilan harga, dan mendorong pemulihan sektor-sektor vital seperti industri manufaktur, konstruksi dan pertanian. Dengan berbagai upaya dan kebijakan yang telah dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan Bank Indonesia diharapkan dapat mendukung stabilitas harga serta menjaga pertumbuhan ekonomi,” terangnya.
Berita Terkait
-
Terjadi Selama Lima Bulan Berturut-turut, Apa Itu Deflasi?
-
Ridwan Kamil Ingin Beri Gen Z Kopi Gratis, Pramono Bilang Begini
-
Dear Gen Z, Ridwan Kamil Mau Perbanyak Coworking Space Hingga Beri Kopi Gratis
-
Respons Deflasi, Jokowi Tekankan Pentingnya Keseimbangan Harga
-
RI Alami Deflasi 5 Kali Beruntun, Jokowi Bilang Begini
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Ribuan SPPG Disanksi dan Ditutup Sementara, Pemerintah Perketat Tata Kelola Program MBG
-
Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI
-
Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon
-
Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel
-
Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih
-
IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global
-
Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini
-
Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?
-
RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital
-
Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri