Suara.com - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) kembali menunjukkan komitmen dalam mendukung sektor pendidikan dan pengembangan bisnis startup, melalui pemberian bantuan pendanaan senilai Rp1 miliar kepada Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.
Bantuan ini ditujukan untuk renovasi co-working space dan Program Inkubasi Startup, sebagai upaya nyata perusahaan dalam mendorong inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.
Direktur Utama Pupuk Kaltim Budi Wahju Soesilo, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Pupuk Kaltim dalam memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan, khususnya ITS yang telah banyak berkontribusi pada pengembangan sumber daya manusia perusahaan.
"Kami ingin lebih erat lagi dengan ITS, karena ada sekitar 142 tenaga kerja di Pupuk Kaltim banyak dari lulusan ITS, dari total 1.300 tenaga kerja," tutur Soesilo, ditulis Rabu (16/10/2024).
Dijelaskan Soesilo, bantuan pendanaan renovasi co-working space bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi mahasiswa ITS dalam belajar di luar ruangan.
Sementara itu, program inkubasi startup dirancang sebagai wadah bagi para pelaku startup yang ingin mengembangkan pemikiran dan ide kreatifnya.
Soesilo pun menyebut Pupuk Kaltim akan terus bersinergi dengan ITS, dalam upaya pengembangan sumberdaya manusia yang andal dan berdaya saing.
Salah satunya komitmen jangka panjang untuk berkontribusi dalam program dana abadi senilai Rp1 miliar. Dana ini akan diperuntukkan bagi mahasiswa yang membutuhkan dalam bentuk beasiswa.
"Melalui sinergi yang terjalin, Pupuk Kaltim berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia," tambah Soesilo.
Baca Juga: Dukung Pendidikan Vokasi, Pupuk Kaltim Terima Penghargaan Kemenperin
Melalui kerja sama ini, Pupuk Kaltim dan ITS optimis dapat bersama mendorong inovasi, pengembangan sumber daya manusia, dan pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi di Indonesia.
Dimana Pupuk Kaltim juga memiliki program penghantaran tuntas ke PTN, yang mencakup layanan pemilihan jurusan di PTN, pengenalan prospek kerja, pemahaman kemampuan, pengenalan jurusan, pengenalan perguruan tinggi, layanan konsultasi siswa dan orang tua, serta penghantaran PTN melalui SNMPTN, SBMPTN, dan tes mandiri.
"Dukungan pada program dana abadi ini juga melihat banyak sekali kami bantuan teman-teman ITS dalam berbagai project yang dilakukan Pupuk Kaltim,” katanya.
Salah satu proyek yang tengah dikerjakan Pupuk Kaltim yakni pembangunan pabrik pupuk di Fakfak Papua Barat, yang telah groundbreaking pada November 2023. Pabrik ini nantinya akan memenuhi kebutuhan pupuk pertanian di wilayah Indonesia Timur.
Selain itu, Pupuk Kaltim juga tengah dalam perencanaan pembangunan pabrik Soda Ash di Bontang, Kalimantan Timur, guna pemenuhan kebutuhan dalam negeri yang saat ini masih impor.
Dari banyaknya proyek dan penelitian yang sedang berlangsung, perusahaan memerlukan update ilmu dan inovasi dalam pengembangannya, yang diharap dapat diperoleh melalui kerjasama dengan ITS.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
Terkini
-
Dolar AS Mahal, RI Pakai Skema 'Barter' Dagang dengan Filipina
-
Mendag 'Senang' Rupiah Melemah, Bisa Cuan dari Ekspor
-
Rupiah Semakin Tak Berharga, SBY Beberkan Ciri Pemimpin yang Kuat
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Rupiah Rp18.000 per Dolar: Apakah Indonesia Sedang Mengulang Krisis 1998?
-
Waspada Gejolak Ekonomi, BI Siapkan Amunisi Cadangan Devisa USD 146 Miliar
-
Rupiah Tembus Rp18.000, Bank Indonesia Siapkan Langkah Intervensi
-
Purbaya Ngotot Bantah Rupiah Lemah Gegara Fiskal, Siap Buka-bukaan Minggu Depan
-
Mohon Bersabar Emak-emak! HET MinyaKita Pasti Naik Tapi Harganya Belum Ditentukan
-
Pemicu IHSG Anjlok 3% hingga 716 Saham Merah di Perdagangan Sesi I