Suara.com - Dalam upaya pelestarian lingkungan di tengah isu krisis lingkungan yang saat ini semakin meningkat, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai perusahaan digital telekomunikasi di Indonesia turut mengambil peran inisiatif.
Wujud komitmen ini diimplementasikan melalui program Bumi Berseru Fest yang merupakan wadah kolaborasi inisiatif Telkom untuk organisasi dan penggiat lingkungan dalam menciptakan gerakan inovasi dan kreativitas demi keberlangsungan lingkungan yang berkelanjutan. Kompetisi Bumi Berseru Fest terbuka untuk masyarakat sejak tanggal 14 Oktober hingga 15 November 2024.
Melalui Bumi Berseru Fest, Telkom mengajak masyarakat bergerak untuk kelestarian lingkungan dengan cara yang kreatif dan inovatif. Program ini terbagi ke dalam tiga kategori kompetisi, yaitu Panggilan Aksi untuk Bumi, Alam dalam Lensa, dan Inovasi Eco Produk.
Panggilan Aksi untuk Bumi adalah kompetisi proposal program atau kegiatan lingkungan yang bisa diikuti oleh organisasi mau pun komunitas penggiat lingkungan (mapala, sispala, komunitas, dan lainnya). Kompetisi ini terbagi ke dalam tiga sub-kategori, yaitu Pelestarian Ekosistem Darat dan Laut, Reforestasi dan Rehabilitasi Lingkungan, dan Konservasi untuk Keanekaragaman Hayati. Setelah melalui beberapa proses seleksi, nantinya pemenang terpilih akan mendapatkan bantuan pendanaan program mulai dari Rp10.000.000 hingga Rp25.000.000.
Kemudian kategori Alam dalam Lensa. Kategori ini merupakan kompetisi fotografi pada platform media sosial Instagram sebagai bentuk kampanye peduli lingkungan. Setiap satu unggahan foto yang diikutsertakan sama dengan menyumbangkan satu bibit pohon untuk reforestasi hutan Indonesia. Alam dalam Lensa, terbagi ke dalam dua sub-kategori, yaitu Pesona Kharismatik Biodiversitas Indonesia dan Selaraskan Alam, Hidup dalam Keseimbangan. Melalui kompetisi ini, Telkom mengajak masyarakat untuk membagikan keindahan alam Indonesia beserta interaksi manusia dengan alam. Bagi pemenang terpilih akan mendapatkan apresiasi sebesar Rp2.000.000 hingga Rp5.000.000.
Ketiga, kategori Inovasi Eco Produk, yaitu kompetisi inovasi dan kreasi produk lokal yang menerapkan prinsip ramah lingkungan dan keberlanjutan. Melalui kompetisi ini, Telkom mengajak para masyarakat dan pelaku usaha lokal untuk menciptakan inovasi produk yang ramah lingkungan. Kompetisi terbagi dalam tiga sub-kategori, yaitu Produk Daur Ulang dan Pemanfaatan Kembali, Bahan Ramah Lingkungan dan Produk Sirkular Ekonomi. Bagi pemenang terpilih akan mendapatkan apresiasi sebesar Rp7.500.000 hingga Rp20.000.000.
SGM Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan, “Selaras dengan komitmen dalam penerapan prinsip ESG dalam menjaga kelestarian alam, Telkom mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terlibat dalam gerakan Bumi Berseru Fest. Harapannya, gerakan ini dapat menjadi wadah kolaborasi untuk berkreasi dan berinovasi demi masa depan kelestarian lingkungan yang berkelanjutan. Bumi Berseru Fest juga selaras dengan komitmen Telkom dalam pencapaian Sustainable Development Goals di tahun 2030, khususnya pada SDG 8, 11, 12, 13, 14, 15 di pilar pembangunan ekonomi dan lingkungan.
Berita Terkait
-
Prabowo Mau RI Swasembada Energi, Pembangunan Infrastruktur Gas Bumi Mesti jadi Perhatian
-
Panas Bumi Berperan Strategis dalam Ketahanan Energi
-
Perhotelan Bali Gunakan Sistem Pembayaran Digital Finpay Link, Finnet dan CIMB Niaga Kolaborasi Berikan Dukungan
-
Telkom Raih Penghargaan Internasional GSMA M360 Digital Nations Awards 2024
-
Telkom Menang Golden World Award 2024, Penghargaan dari International Public Relations Association
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
ASDP Tunda Alihkan Rute Kapal Ferry Bajoe-Kolaka, Ini Penyebabnya
-
Pertamina Raih Efisiensi Setelah Ubah Sistem Distribusi FAME Lewat Pipa
-
Perhatian! 18 Emiten Diusir BEI dari Pasar Modal RI, Ini Daftarnya
-
OJK Masih Telusuri Pelanggaran Kasus Debt Collector Mandiri Tunas Finance
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Awas, Kendaraan 'STNK Only' Bisa Jadi Awal Petaka! Ini Penjelasan OJK
-
IHSG Tertekan Rekor Teburuk Kurs Rupiah, BBRI Jadi Salah Satu Rekomendasi Analis
-
Anggaran EO BGN Tembus Rp113 Miliar: Publik Minta Transparansi, BGN Klarifikasi
-
Jejak di Balik PT Yasa Artha Trimanunggal, Dipercaya Garap Proyek Triliunan BGN
-
Purbaya Buka Opsi Tukar Guling PNM dan Geo Dipa Demi Bantu Kredit UMKM