Suara.com - Pemerintah Prabowo Subianto tengah gencar melakukan restrukturisasi birokrasi dengan membentuk sejumlah kementerian dan badan baru.
Untuk menampung kebutuhan ruang kerja bagi lembaga-lembaga baru tersebut, pemerintah memutuskan untuk memanfaatkan aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai kantornya.
Salah satunya adalah aset milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang bakal digunakan untuk sejumlah lembaga baru tersebut.
Badan Pengelola (BP) Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) dan Kementerian Koordintaor Bidang Pangan (Kemenko Pangan) digadang-gadang bakal menggunakan aset milik Bank Mandiri sebagai kantornya.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan Badan Pengelola (BP) Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan menggunakan aset milik Bank Mandiri sebagai kantornya.
"Karena nanti salah satu gedung yang dipergunakan oleh Danantara itu kan asetnya Bank Mandiri, buat kantornya," ujar Erick di Jakarta, Jumat (1/11/2024).
Kementerian BUMN terus berkoordinasi dengan kementerian lain untuk membahas persoalan-persoalan yang saling berkaitan.
Menurut Erick, kementerian tidak bisa bekerja sendiri-sendiri dan sudah semestinya untuk saling berkonsolidasi.
Sebelumnya, Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan nantinya kantor yang akan ia tempati berada di Graha Mandiri, Jakarta.
Baca Juga: Penyesuaian Tarif Kapal Penyeberangan di 22 Lintasan ASDP Batal
"Di Graha Mandiri, (akan pindah) dua bulan lagi," jelas pria yang biasa disapa Zulhas itu di Sukamandi, Subang, Jawa Barat, Kamis kemarin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana