Suara.com - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga menanggapi video viral di mana terdapat mobil yang alami kerusakan mesin, setelah mengisi BBM jenis Pertamax.
Video itu viral di akun media sosial X yang diunggah oleh akun @AraituLaki. Dalam unggahan itu, akun tersebut mengajak masyarakat untuk berhenti menggunakan BBM Pertamax.
Pasalnya, mobil yang menggunakan BBM Pertamax di salah satu bengkel mengalami rusak filter dan pompa bensinnya.
"STOP BELI PERTAMAX !! Terlihat di satu Bengkel Mobil Resmî, Banyak kendaraan Rusak Filter n Pompa bensin yg diperkirakan gara2 Kualitas BBM PERTAMAX yg BUSUK!!," tulis keterangan video tersebut.
"Itu info dari satu Bengkel, belum bengkel dan konsumen laen yg senasib!," bunyiketerangan itu lebih lanjut.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan, setelah menerima laporan tersebut, Pertamina tengah melakukan investigasi secara internal. Diketahui, peristiwa ini diduga terjadi di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Kemudian, Pertamina juga melakukan pengecekan kualitas Pertamax di Terminal BBM hingga SPBU-SPBU, serta bengkel di wilayah Cibinong.
"Investigasi kualitas produk masih dilakukan sejak Jumat lalu. Kami terus berkoordinasi dengan pihak bengkel dan LAPI ITB. Sampel produk juga sudah kami kirimkan ke Lemigas untuk uji lab lebih lanjut," ujar Heppy dalam keterangannya yang dikutip, Selasa (26/11/2024).
Namun demikian, Dirinya menyebut, belum diketahui pasti kerusakan mesin mobil itu apakah karena BBM Pertamax
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Regional JBB Sigap Atasi Kebocoran Pipa BBM Akibat Proyek Pipa PU
Akan tetapi, Heppy mengungkapkan, hasil monitoring awal kendaraan yang alami kerusakan mesin hanya beberapa tipe tertentu.
Ia menambahkan, paralel menunggu hasil investigasi dan pengujian produk, Pertamina Patra Niaga terus melalukan penelurusan terhadap kendaraan-kendaraan yang mengalami masalah pada mesinnya.
Heppy melanjutkan bahwa paralel menunggu hasil investigasi dan pengujian produk, pihaknya terus melalukan tracking kendaraan-kendaraan yang mengalami masalah pada mesinnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok