Suara.com - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) meraih penghargaan “Appreciated Diversity Inclusivity ESG Report” dalam ajang Investor Daily ESG Appreciation Night yang berlangsung di Hotel Westin, Jakarta, Senin (25/11/2024).
Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen PNM dalam mendorong keberagaman dan inklusivitas melalui laporan Environmental, Social, and Governance (ESG) yang transparan dan berdampak.
EVP Pengembangan dan Jasa Manajemen PNM, Razaq Manan Ahmad, menjelaskan bahwa prinsip keberagaman dan inklusivitas telah menjadi bagian integral dari operasional perusahaan, baik di struktur internal maupun dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Di PNM, 85 persen tenaga kerja kami adalah perempuan. Kami juga memiliki hampir 3.000 pekerja dengan kebutuhan khusus. Nasabah PNM Mekaar mencakup 15 juta perempuan, sebagian besar berasal dari keluarga prasejahtera, dan sekitar 4,4 juta di antaranya hidup dalam kemiskinan ekstrem,” ungkap Razaq.
Menurutnya, tujuan utama PNM adalah menjangkau perempuan dari berbagai lapisan masyarakat, khususnya mereka yang berada di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
“Melalui prinsip keberagaman dan inklusivitas, kami memastikan bahwa perempuan dengan segala kebutuhan di seluruh Indonesia dapat terlayani dengan baik melalui produk-produk PNM,” tambahnya.
Salah satu program utama PNM adalah Mekaar, yang bertujuan memberikan akses keuangan kepada perempuan prasejahtera yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan keuangan formal. “Banyak dari mereka yang sering terpinggirkan dan diremehkan, bahkan oleh keluarganya sendiri. Dengan prinsip keberagaman, kini mereka bisa mengakses dana yang dapat membantu meningkatkan kualitas hidup,” kata Razaq.
Saat ini, PNM hadir di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke, dengan jangkauan lebih dari 6.000 kecamatan di 35 provinsi. PNM juga mengoperasikan hampir 4.000 unit kerja Mekaar dan melayani 16,2 juta nasabah di seluruh tanah air.
Razaq menambahkan, penghargaan ini akan semakin memotivasi PNM untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan dampak positif yang diberikan kepada masyarakat. “Kami akan terus bekerja lebih baik dan memberikan dampak yang lebih besar, sehingga setiap perempuan di Indonesia, dari berbagai latar belakang, dapat merasakan manfaat dari keberadaan PNM,” tegasnya.
Baca Juga: BRI Raih Penghargaan Internasional Berkat Transformasi Digital Melalui BRIAPI
Acara ESG Appreciation Night yang dihadiri oleh para pemimpin industri, pakar keberlanjutan, dan pemangku kepentingan lainnya ini tidak hanya memberikan penghargaan, tetapi juga menjadi momentum untuk mendorong kolaborasi dan inovasi demi masa depan yang lebih berkelanjutan di Indonesia.
Berita Terkait
-
Belajar Merancang Sebuah Bisnis dari Buku She Minds Her Own Business
-
Fakta Laporan Kekayaan Raffi Ahmad di LHKPN, Gurita Bisnisnya Nggak Main-main!
-
5 Keuntungan Tanda Tangan Digital untuk Bisnis Anda!
-
Total Harga Jam Tangan Hingga Tas Diduga Capai Rp 1 Miliar, Publik Penasaran Bisnis Selvi Ananda: Laundry Sedang Marak
-
Deretan Bisnis Rio Haryanto, Calon Keponakan Sandiaga Uno Athina Papadimitriou
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Kemendag Bidik Penyalur Nakal, Tegakkan Sanksi Demi Jaga Pasokan Minyakita
-
Besok Purbaya Akan Buktikan Kritik The Economist Keliru
-
Purbaya Sebut 'Media Bodoh', Gurita Bisnis Pemilik The Economist Tembus Ratusan Triliun
-
PT Timah Setor Rp 1,624 triliun ke Negara Sepanjang 2025
-
CELIOS: Harga-harga Naik 2 Bulan ke Depan, PHK Mengintai
-
BI Pastikan Cadangan Devisa Lebih dari Cukup untuk Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah
-
Menkeu dan BI Optimistis Rupiah Menguat Lagi di Juli 2026
-
PHK Meningkat Tajam, Klaim Kehilangan Kerja di BPJS Tenaga Kerja Melonjak 91 Persen
-
Tak Mau Tahu, BI Tetap Pede Rupiah di Level Rp 16.800 pada Akhir Tahun
-
Badai Ekonomi Ganda: Rupiah Terpuruk ke Rp 17.667 dan Harga Minyak Dunia Kian Membara