Suara.com - PT Pegadaian Galeri 24 anak perusahaan dari PT Pegadaian menyediakan instrumen investasi yang terjamin dan berkualitas. Bagaimana tidak, selain memiliki kualitas Standar Nasional Indonesia (SNI) Emas Batangan Galeri 24 juga memiliki ragam denominasi sesuai dengan kebutuhan anda.
Direktur PT Pegadaian Galeri 24, Endah Susiani menjelaskan, bahwa masyarakat dapat memiliki denominasi Emas Batangan Galeri 24 mulai dari 0,5 gram sampai dengan 1000 gram. Namun bagi masyarakat yang ingin membeli emas dalam bentuk besar, kini Galeri 24 memiliki denominasi baru untuk Emas Batangan lebih dari 1 kg yaitu 12,5 kg.
“Jika sebelumnya kami menyediakan ukuran Emas Batangan Galeri 24 paling besar dengan denominasi 1000 gram atau setara 1 kg, kini kami menghadirkan yang jauh lebih besar lagi yaitu seberat 12,5 kg," kata Endah, Jumat (29/11/2024).
Adapun alasannya Endah mengeluarkan produk ini karena harga yang lebih efisien serta untuk memberikan variasi pilihan denominasi gram emas, baik dengan tujuan investasi maupun untuk pemenuhan kegiatan transaksi emas baik secara fisik maupun digital.
"Selain itu juga untuk Go global, dimana cetakan emas secara internasional tersedia sampai dengan 12.5 kg ” jelas Endah.
Endah juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal produk-produk Galeri 24 mulai dari Emas Batangan maupun jenis perhiasan dengan kadar emas yang bervariasi. Selain itu, produk Emas Galeri 24 juga dapat dijual kembali (buyback) ke outlet Galeri 24 dengan harga yang kompetitif.
“Bagi masyarakat yang telah membeli produk emas Galeri 24 baik itu perhiasan maupun Emas Batangan dan ingin menjualnya kembali ketika membutuhkan dana cepat, tidak perlu khawatir, karena Galeri 24 siap menerima buyback atau jual kembali ke kami dengan harga yang kompetitif. “Bahkan khusus untuk emas batangan Galeri 24 jika surat kwitansi pembelian hilang, kami tetap akan menerima penjualan yang dilakukan oleh nasabah selama itu adalah produk Galeri 24,” tambah Endah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis