Suara.com - Peruri perusahaan pelat merah yang dikenal dengan produk uang kertasnya, terus membuktikan diri sebagai pionir dalam transformasi digital di Indonesia.
Dengan memanfaatkan kecerdasan buatan generatif (generative AI), Peruri berhasil mengembangkan solusi-solusi inovatif yang tidak hanya meningkatkan produktivitas internal perusahaan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas.
Selain itu, Peruri juga memperkuat aspek keamanan siber di setiap operasionalnya, memastikan bahwa sistem dan data perusahaan terlindungi dari berbagai ancaman siber. Hal ini sejalan dengan program dari Kementerian BUMN yaitu Making BUMN 4.0 untuk mendorong BUMN menjalankan transformasi digital demi membangun kapabilitas digitalnya.
Perusahaan juga ditunjuk pemerintah sebagai Government Technology (GovTech Indonesia) yang diberi nama INA Digital telah melakukan perilisan terbatas 3 layanan INA Digital yaitu INAku, INApas dan INAgov sebagai dukungan terhadap implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
"Dengan mengadopsi teknologi terkini, Peruri menyediakan solusi digital yang dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keamanan dalam administrasi pemerintahan guna mendorong reformasi birokrasi di Indonesia," kata Direktur SDM, Teknologi dan Informasi PERURI, Gandung Anggoro Murdani dalam keterangannya dikutip Senin (9/12/2024).
Gandung menambahkan dengan transformasi ini Peruri telah meraih penghargaan dalam acara TOP Digital Awards 2024 dengan dua kategori yaitu Top Digital #5 Stars dan Top Leader on Digital Implementation 2024 yang diberikan kepada Dwina Septiani Wijaya selaku Direktur Utama Peruri.
"Kami akan terus berinovasi untuk mendukung kemajuan teknologi, serta meningkatkan layanan yang lebih baik kepada pelanggan,” ujar Gandung.
Melalui pencapaian ini, Peruri semakin menegaskan posisinya sebagai perusahaan teknologi high security yang siap memimpin industri percetakan uang dan digital security, mengadopsi teknologi mutakhir untuk memastikan keberlanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan industri di Indonesia.
Baca Juga: Sederet Sumber Penghasilan Asri Welas, Ada Buat Bisnis dengan Ibu Mertua?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah
-
Indonesia Tawarkan Peluang Investasi Hulu Migas: Investor & Penyedia Teknologi Global Kolaborasi
-
Setelah Dibeli Danantara, GOTO Jadi Saham Paling Aktif Diperdagangkan Hingga Sesi I
-
Profil Grace Natalie: Komisaris MIND ID yang Dipolisikan Terkait Video Ceramah JK
-
Pelindo Perkuat Sinergi untuk Percepatan Operasional Penuh Terminal Kijing
-
Emiten Asuransi TUGU Raih Laba Bersih Rp 265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Isi Token Listrik Rp50 Ribu Dapat Berapa kWh? Simak Cara Hitungnya di Sini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China