Suara.com - PT KAI (Persero) mulai menjalankan operasional kereta api jarak jauh tanpa perlu berhenti atau transit di stasiun tertentu. Kini perjalanan kereta api tanpa transit (direct train) dari Stasiun Gambir ke Stasiun Semarang Tawang resmi diuji coba oleh PT KAI.
Dalam uji coba ini, sebanyak 350 kursi untuk perjalanan perdana langsung terjual habis.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut uji coba ini akan dievaluasi selama masa Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.
"Kami mencoba memberlakukan direct train pada masa Nataru, sambil melihat bagaimana pelaksanaannya. Jika berjalan baik dan animo masyarakat besar, tidak menutup kemungkinan layanan ini akan dioperasikan secara reguler," ujar Menhub Dudy dalam keterangan tertulis, Selasa (10/12/2024).
Dalam kesempatan yang sama, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, peluncuran layanan kereta langsung ini merupakan salah satu upaya untuk memberikan solusi transportasi yang lebih nyaman dan efisien bagi masyarakat.
"Hari ini kami mencoba memberikan solusi pelayanan kepada masyarakat bahwa ada terobosan kereta yang jalurnya bisa langsung ke Semarang," sambung Erick.
Erick juga menyebut inovasi ini telah menarik perhatian publik, terbukti dengan tingginya permintaan tiket kereta langsung.
Dia menilai keberangkatan kereta langsung pada pukul 23.00 WIB merupakan pilihan strategis karena memberikan fleksibilitas bagi masyarakat yang ingin bepergian. Selain itu, Erick menyoroti peningkatan fasilitas di stasiun, seperti ruang shower, locker room, hingga beragam pilihan makanan dan apotek yang kini tersedia di Stasiun Gambir.
"Apalagi fasilitas stasiun juga terus ditingkatkan. Ada shower, ada locker room, tadi saya juga melihat, wah ini fasilitas makannya tambah banyak, ada apotek dan lain-lain, luar biasa. Jadi mudah-mudahan kita bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” pungkas Erick.
Baca Juga: Hari Ini Terakhir! Dapatkan Diskon Tiket Kereta Api Stasiun Gambir-Semarang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion