Suara.com - Bolekaka Dimsum, swalayan yang khusus menjual dimsum mengajak para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk berkolaborasi. Kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan memperluas jaringan pasar bagi para UMKM.
Melalui acara "Bolekaka Dimsum Festival 2024." Acara ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara Bolekaka dan pelaku UMKM di Indonesia, khususnya di wilayah Bekasi.
"Bolekaka ingin menunjukkan komitmennya dalam mendukung UMKM agar berkembang lebih jauh," kata Direktur Utama Bolekaka Muhammad Kautsar dalam keterangannya dikutip Kamis (12/12/2024).
Salah satu kolaborasi yang ditawarkan adalah memberikan peluang besar bagi UMKM untuk memanfaatkan fasilitas produksi Bolekaka yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para pelaku UMKM.
Menurutnya dengan kolaborasi ini UMKM dapat fokus pada pemasaran dan perluasan jaringan bisnis tanpa perlu menghadapi tantangan besar seperti membangun pabrik sendiri atau menciptakan produk baru dari nol.
“Di Bolekaka, kami memastikan semua produk memenuhi standar tinggi dan siap langsung dipasarkan. UMKM bisa menghemat waktu dan tenaga, namun tetap mendapatkan keuntungan maksimal,” ujar Kautsar.
Dirinye bercerita telah memulai usahanya dari pabrik rumahan sebelum akhirnya mengembangkan usaha menjadi pabrik Bolekaka Dimsum berskala industri. Pabrik ini dikelola secara profesional dengan dukungan tim mumpuni di bidangnya, memastikan setiap aspek operasional berjalan efisien dan sesuai standar tinggi.
Dengan kapasitas produksi yang besar, pabrik ini mampu memenuhi kebutuhan reseller, agen, maupun horeca (hotel, restoran, dan kafe/katering) yang memerlukan partner produksi dimsum.
Bolekaka juga fokus mengembangkan sistem produksi yang fleksibel dan inovatif, menciptakan puluhan varian dimsum berkualitas. Ragam pilihan ini memberikan nilai tambah, tidak hanya bagi mitra, tetapi juga bagi konsumen yang mencari produk dimsum yang berbeda.
Baca Juga: Teknologi AI Jalan Pintas bagi UMKM untuk Meningkatkan Produktivitas
Bolekaka juga mengembangkan sistem kemitraan reseller yang menjadi salah satu pilar utama keberhasilannya. Sistem ini memberikan kesempatan kepada siapa pun, terutama ibu rumah tangga, untuk memulai bisnis hanya dengan freezer dan modal yang minim.
Hingga kini, lebih dari 8.000 reseller di seluruh Indonesia telah bergabung.
“Kami mengundang lebih banyak ibu-ibu rumah tangga untuk bergabung menjadi reseller Bolekaka. Dengan sistem yang kami tawarkan, siapa pun bisa sukses bahkan dengan modal kecil,” kata Kautsar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok