Suara.com - Emiten makanan dan minuman instan, PT Mayora Indah Tbk (MYOR) memutuskan untuk menghentikan operasional anak usahanya di Belanda, Mayora Nederland B.V. Keputusan ini diambil karena entitas tersebut sudah tidak aktif sejak berakhirnya program penerbitan Global Medium Term Note pada tahun 1996.
Meskipun demikian, perusahaan meyakini bahwa langkah ini tidak akan memberikan dampak material terhadap kinerja keuangan perusahaan secara keseluruhan.
“Sejak berakhirnya program tersebut, entitas anak dimaksud sudah tidak melakukan kegiatan sama sekali,” tulis pernyataan perseroan terkait rencana likuidasi entitas anak yang sudah tidak beroperasi dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) Kamis (9/1/2025).
Dalam proses 'suntik mati' tersebut, Mayora Nederland B.V memiliki kewajiban atau utang kurang lebih Rp35 miliar yang di laporan keuangannya dikonsolidasikan pada perusahaan induk.
“Sehingga bukan merupakan transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK dan tidak mempunyai benturan kepentingan,” tulisnya.
Manajemen menilai bahwa likuidasi entitas anak yang tidak aktif tersebut akan memberikan kontribusi positif terhadap efisiensi biaya dan struktur perusahaan yang lebih ramping.
“Likuidasi ini dapat memberikan penghematan atas biaya yang ditimbulkan atas keberadaannya. Tidak ada dampak signifikan atas likuidasi ini," tulis MYOR.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!
-
Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
-
Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang
-
Pertamina Dorong Perempuan Berkontribusi di Industri Energi