Suara.com - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menggelar acara penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah berupa Dermaga Penyeberangan dan Bantuan Teknis Alat Penerangan Jalan Tenaga Surya serta Kendaraan Dinas. Kegiatan ini digelar di Terminal Tipe A Bimoku, Kupang, NTT.
Adapun hibah Rehabilitasi Dermaga Penyeberangan Seba dan Bantuan Teknis APJ Tenaga Surya diberikan dari Ditjen Perhubungan Darat kepada Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua. Sementara, hibah Dermaga Penyeberangan Rote Ndao diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao.
Penandatanganan dilakukan antara Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Tatan Rustandi dengan Bupati Kabupaten Sabu Raijua, Krisman Riwu Kore dan Sekretaris Daerah Kabupaten Rote Ndao, Jonas M. Selly.
"Ini merupakan wujud kolaborasi antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah. Harapannya aset ini dapat dipelihara dan dimanfaatkan dengan baik sehingga dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat secara ekonomi dan sosial," ujar Tatan ditulis Sabtu (18/1/2025).
Ia melanjutkan dalam prosesnya nanti Ditjen Perhubungan Darat akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan melakukan monitoring dalam pengelolaan dermaga penyeberangan, APJ serta kendaraan dinas ini.
Serah terima kendaraan dinas sebanyak 27 unit sepeda motor roda 2 dan 4 unit sepeda motor roda 3 sebagai salah satu bentuk komitmen dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi satuan kerja di lapangan.
"Kendaraan dinas yang diserahkan pada hari ini diharapkan dapat digunakan dengan sebaik-baiknya untuk mendukung berbagai kegiatan operasional, terutama dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.
Sejalan dengan itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II NTT, Robert Tail mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas pelaksanaan serah terima BMN dan kendaraan dinas serta berharap dapat dimanfaatkan secara maksimal dalam melayani masyarakat.
"NTT sebagai provinsi kepulauan diharapkan dapat mengoptimalkan kualitas pelabuhan penyeberangan. Kami optimis dengan semakin baiknya pelayanan penyeberangan, ekonomi masyarakat antar pulau akan lebih baik," pungkasnya.
Baca Juga: Driver Ojol Pusing Potongan Aplikator Tinggi 30 Persen, Kemenhub: Kami Tak Punya Kewenangan!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
-
Kedubes AS Diserang, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Arab Saudi
-
Bukan Cuma Bupati! KPK Masih Kejar Sosok Penting Lain Terkait OTT Pekalongan
Terkini
-
Wamenkeu Klaim Defisit APBN Masih Aman Meski Ada Perang AS-Israel-Iran
-
PT SMI Klaim Pembiayaan Proyek Masih Aman Meski Ada Konflik Timur Tengah
-
Bidik Investor Kalangan Masyarakat, PT SMI Siapkan Obligasi Rp 8-10 Triliun di 2026
-
Menkeu Purbaya: Anggaran Masih Bisa Bertahan Jika Harga Minyak 92 Dolar AS per Barel
-
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
-
PT SMI Salurkan Rp 125 Triliun untuk Proyek Strategis Nasional
-
BEI Buka Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen
-
Pelayaran Selat Hormuz Ditutup, Biaya Logistik Terancam Melonjak
-
Elnusa Petrofin Perkuat Mitigasi Risiko, Pastikan BBM Aman Selama Ramadan
-
Chandra Asri Nyatakan Force Majeure, Konflik di Israel & AS vs Iran Jadi Penyebab