Suara.com - Peran PT ASABRI (Persero) dalam memberikan perlindungan terbaik bagi para prajurit TNI dan anggota Polri serta ASN Kemhan dan Polri, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang memantapkan sistem pertahanan keamanan Negara dan mendorong kemandirian bangsa.
Dalam hal ini, ASABRI berperan dalam menjamin kesejahteraan para prajurit TNI dan anggota Polri serta ASN Kemhan dan Polri melalui layanan yang berkualitas, akses yang mudah, dan manfaat yang berdampak.
Melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), ASABRI berkontribusi dalam memastikan bahwa setiap pengabdian tidak hanya dihargai, tetapi juga dilindungi secara menyeluruh, berkualitas, dan berdampak bagi Peserta ASABRI dan Keluarga.
Sebagai BUMN yang bergerak di bidang asuransi sosial, ASABRI senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai Tepercaya, Profesional, dan Peduli. Prinsip pelayanan Tepat Waktu, Tepat Alamat, Tepat Orang, Tepat Jumlah, dan Tertib Administrasi menjadi landasan utama dalam menyalurkan manfaat bagi peserta dan ahli warisnya.
Komitmen ASABRI dalam memberikan pelayanan terbaik tidak hanya berhenti pada manfaat yang diberikan, tetapi juga melalui jaringan luas yang mencakup 33 Kantor Cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.
Dengan jangkauan ini, ASABRI memastikan bahwa setiap peserta dan ahli waris dapat dengan mudah mengakses layanan yang dibutuhkan dengan cepat dan tepat. Keberadaan kantor cabang ini merupakan wujud dari dedikasi ASABRI dalam melayani dengan profesionalisme tinggi dan kepedulian tanpa batas.
Sebagai bagian dari Kementerian BUMN, ASABRI menjalankan tugasnya dengan berlandaskan tata nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif). Tata nilai ini menjadi pedoman utama dalam menjalankan seluruh operasional perusahaan serta dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta.
Kepercayaan dan kesejahteraan peserta adalah prioritas utama ASABRI, yang terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan dengan nilai-nilai AKHLAK sebagai fondasi utama.
ASABRI memahami bahwa dampak dari kehilangan seorang anggota keluarga yang berdedikasi tinggi kepada negara tidak hanya bersifat emosional tetapi juga finansial. Oleh karena itu, manfaat yang diberikan ASABRI dirancang untuk memberikan kepastian bagi keluarga yang ditinggalkan.
Baca Juga: ASABRI Serahkan Manfaat Pensiun ke Mantan Menteri Imigrasi
Dengan adanya santunan risiko kematian, NTTA, dan beasiswa bagi anak-anak peserta, ASABRI memastikan bahwa keluarga pahlawan bangsa tetap memiliki masa depan yang cerah.
Dengan adanya dukungan dari ASABRI, diharapkan keluarga para prajurit dan anggota Polri dapat tetap berdaya dan terus berkontribusi bagi masyarakat.
Pada tahun 2024, ASABRI telah memberikan manfaat Santunan Risiko Kematian Khusus (SRKK) kepada 86 (delapan puluh enam) Peserta ASABRI yang merupakan Prajurit terbaik bangsa yang Gugur dan Tewas saat bertugas.
Penyerahan SRKK diberikan melalui 27 (dua puluh tujuh) Kantor Cabang ASABRI yang tersebar di seluruh Indonesia, dengan total nilai manfaat secara keseluruhan yang diberikan lebih dari Rp34miliar.
Sebagai bagian dari ekosistem pertahanan dan keamanan nasional, ASABRI memastikan bahwa kesejahteraan peserta tetap menjadi prioritas utama. Hal ini dilakukan melalui layanan yang berkualitas, akses yang mudah, dan manfaat yang berdampak bagi peserta dan ahli waris.
Dengan pendekatan ini, ASABRI tidak hanya berfungsi sebagai penyedia perlindungan finansial tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung stabilitas dan kesejahteraan nasional.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok