Suara.com - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) melakukan ekspor kopi green bean jenis robusta sebanyak 79,2 Metrik Ton (MT) asal Lampung ke Mesir.
Direktur Utama PT PPI, S Hernowo mengatakan, ekspor ini dalam rangka memperluas akses pasar kopi Indonesia di Mesir sekaligus membangun kerja sama bisnis yang berkelanjutan.
"Kami berharap langkah ini tidak hanya memperkuat rantai pasok, tetapi juga membuka peluang baru bagi produk Indonesia di kancah global," ujarnya seperti dikutip, Kamis (20/2/2025).
Dalam prosesnya, PT PPI bekerja sama dengan mitra strategis perdagangan kopi dan menggandeng petani kopi lokal di Lampung dalam proses penyediaan komoditas dengan memastikan bahwa kopi yang diekspor memenuhi standar mutu internasional serta memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi para petani.
Keberhasilan ekspor ini turut didukung oleh peran Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Lutfi Rauf, serta Atase Perdagangan KBRI Kairo, M Syahran Bhakti, dalam menjembatani komunikasi dan peluang bisnis antara kedua negara.
Upaya ini semakin memperkuat posisi kopi robusta Indonesia di pasar Mesir, sekaligus mendorong pertumbuhan ekspor komoditas lainnya ke wilayah Timur Tengah.
Sepanjang tahun 2025, PT PPI menargetkan peningkatan volume perdagangan komoditas kopi yang diharapkan dapat melampaui realisasi tahun sebelumnya.
Langkah ini sejalan dengan misi perusahaan untuk meningkatkan aktivitas perdagangan kopi, baik di pasar domestik maupun internasional, dengan mengoptimalkan rantai pasok dan distribusi guna mendorong pertumbuhan industri kopi.
PT PPI optimistis bahwa ekspor ini akan semakin memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu produsen kopi unggulan dunia, serta memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional dan kesejahteraan petani kopi di daerah asal produksi.
Baca Juga: Tangkal Kawung, Produk Gula Aren Asli Banten Kini Bidik Eskpor ke Korea
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Rupiah Sudah Tembus Rp17.000, Bukan Tanda Ekonomi Indonesia Memburuk
-
Profil dan Daftar Pemegang Saham PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL)
-
Sikat 'Underground Economy', Bea Cukai-Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta
-
Harga Emas di Pegadaian Naik Hari Ini, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat!
-
Mark Up Video Promosi Desa: Pakar Sebut Amsal Sitepu Tak Bisa Dipidana Tanpa Bukti 'Kick Back'
-
IHSG Masih Diramal Bakal Tertekan, Cek Saham Hari Ini yang Cuan
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang