Suara.com - AstraPay terus memperkuat posisinya sebagai aplikasi pembayaran digital dengan menghadirkan layanan pembayaran cicilan yang semakin luas dan lengkap. Setelah membangun kolaborasi dengan FIFGROUP, Astra Credit Companies (ACC), dan Toyota Astra Finance (TAF), kini AstraPay semakin memperluas jangkauan pembayaran cicilan online dengan menggandeng lebih banyak partner multifinance. Hingga saat ini, telah ada 22 perusahaan multifinance yang bergabung, memungkinkan pengguna untuk membayar angsuran dengan lebih mudah dan praktis dalam satu aplikasi.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah pembiayaan yang disalurkan oleh perusahaan multifinance di Indonesia mencapai lebih dari Rp400 triliun pada tahun 2023, dengan lebih dari 20 juta nasabah yang memiliki cicilan aktif. Dengan meningkatnya kebutuhan akan solusi pembayaran yang praktis dan efisien, AstraPay menghadirkan platform keuangan digital yang terintegrasi untuk melakukan pembayaran cicilan kendaraan, alat elektronik, hingga kebutuhan finansial lainnya dalam satu aplikasi.
Chief Marketing Officer AstraPay, Reny Futsy Yama, menjelaskan bahwa ekspansi ini merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menghadirkan layanan keuangan digital yang lebih menyeluruh dan mudah diakses.
“Kami memahami bahwa kebutuhan akan pembayaran cicilan yang mudah dan efisien semakin meningkat. Dengan menambahkan lebih banyak mitra pembiayaan, kami ingin memastikan pengguna AstraPay dapat mengelola keuangan mereka dengan lebih nyaman, aman, dan terintegrasi dalam satu aplikasi,” ujar Reny.
Sebagai bagian dari ekosistem digital Astra Group, AstraPay berkomitmen untuk terus mengembangkan layanannya guna mendukung masyarakat dalam mengelola transaksi keuangan dengan lebih baik. Salah satu keunggulan utama AstraPay adalah bebas biaya administrasi untuk pembayaran angsuran, sehingga pengguna dapat menikmati kemudahan transaksi tanpa tambahan biaya tersembunyi, lebih lengkapnya dapat kunjungi www.astrapay.com.
Dengan teknologi yang aman dan user-friendly, AstraPay menghadirkan pengalaman pembayaran digital yang seamless dan efisien. Pengguna dapat menikmati layanan ini dengan mengunduh aplikasi AstraPay di Google Play Store dan App Store, lalu memilih menu pembayaran angsuran sesuai dengan mitra pembiayaan yang diinginkan.
Berita Terkait
-
AstraPay Hadirkan Kemudahan Isi Ulang E-Money
-
Astra Credit Companies Komitmen Perkuat Industri Keuangan Syariah
-
Anak Usaha Astra Kembali Tunjuk TIKI untuk Mitra Kurir
-
Astra Kuasai 56 Persen Pasar Otomotif Nasional, Catatkan Penjualan 482.964 Unit pada 2024
-
FIFGROUP Catatkan Nilai Transaksi Rp 6,8 Miliar Sepanjang IMOS 2024
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
-
Festival Bidar Palembang: Tradisi Sungai Musi yang Bertahan Sejak Zaman Kesultanan
-
IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!
Terkini
-
Panduan Lengkap Cara Mengecek Desil Bansos 2026, Jadwal Pencairan dan Jenisnya
-
Modal Asing Mengalir Tinggalkan Indonesia, Apa yang Terjadi dan Mengapa Kita Semua Merugi?
-
Ketika Bank Beralih ke Digital, Apakah ATM Masih Dibutuhkan?
-
Kredit Perbankan Lesu Karena Daya Beli Masyarakat Masih Lemah
-
IHSG Anjlok 7 Persen Usai MSCI Soroti Transparansi dan Likuiditas Saham RI, BEI Buka Suara
-
Siapa MSCI dan Mengapa Keputusannya Membuat IHSG Ambruk Hampir 8 Persen Hari Ini
-
Harga Pangan Nasional Ramai-Ramai Turun Hari Ini, Beras hingga Cabai Ikut Melunak
-
IHSG Ambruk Hampir 8 Persen
-
Indonesia Diprediksi Jadi Pasar Digital Terbesar di Asia Tenggara, Potensinya 600 Miliar USD
-
Saham BBCA Ambyar, Cetak Rekor Terburuk Sejak Era Pandemi COVID-19