Suara.com - Indodax berkolaborasi dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) dan Bank INA meluncurkan kartu Combo Affinity BNI x Indodax dan Kartu Co-Branding Bank INA x Indodax, dua kartu debit yang dirancang khusus sebagai bentuk dukungan bank lokal terhadap komunitas kripto di Indonesia.
Kolaborasi strategis antara Indodax dan BNI melahirkan Kartu Combo Affinity BNI x Indodax, yang tidak hanya berfungsi sebagai kartu debit, tetapi juga sebagai salah satu kartu identitas member Indodax dan e-money untuk pembayaran tol serta transportasi umum.
Dengan kartu ini, pengguna dapat melakukan transaksi dengan mudah di ATM BNI, jaringan ATM Bersama, ATM Link, dan ATM Prima di seluruh Indonesia.
CEO Indodax, Oscar Darmawan, menegaskan bahwa inovasi ini merupakan bentuk dukungan ke member Indodax.
“Kami ingin memberikan pengalaman transaksi yang lebih nyaman dan praktis bagi para member Indodax. Dengan kartu ini, mereka mendapatkan kemudahan akses ke layanan perbankan digital yang lebih luas,” kata Oscar ditulis Sabtu (1/3/2025).
Pengguna yang membuka rekening BNI melalui program ini berkesempatan mendapatkan bonus saldo Coin IDRX hingga Rp75.000. Proses pendaftaran dengan membuka rekening melalui link atau barcode dari Indodax, melakukan setoran awal, dan menyelesaikan transaksi finansial di aplikasi Wondr by BNI.
“Kami percaya bahwa kerja sama ini akan mempermudah akses layanan perbankan bagi komunitas kripto, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia. Dengan jaringan luas yang kami miliki, kami siap memberikan dukungan penuh bagi member Indodax agar dapat menikmati berbagai keuntungan yang kami tawarkan,” kata Department Head Of Business Owner BNI, Dionne E. Limmon.
Tak hanya dengan BNI, Indodax juga menjalin kerja sama dengan Bank INA untuk menghadirkan Kartu Co Branding Bank INA x INDODAX. Berbeda dari layanan perbankan tradisional, kartu ini memungkinkan pengguna untuk membuka rekening secara digital dalam waktu 2-3 menit, tanpa harus mengunjungi kantor cabang.
Danny Amey, Kepala Departemen Digital Acquiring & Biller Bank INA, menekankan bahwa kartu ini hadir untuk memberikan kemudahan maksimal bagi komunitas kripto.
Baca Juga: FBI: Hacker Korea Utara Gasak Kripto Senilai Rp24 Triliun, Terbesar dalam Sejarah
“Semua proses registrasi dilakukan secara online, cepat, dan efisien. Setelah registrasi selesai, member Indodax langsung mendapatkan kartu yang bisa digunakan untuk berbagai transaksi perbankan digital,” ucapnya.
Keunggulan kartu ini tidak hanya terletak pada kemudahan registrasi, tetapi juga pada fleksibilitasnya dalam transaksi. Pengguna dapat melakukan pembayaran di berbagai merchant yang bekerja sama dengan Bank INA serta menikmati akses ke layanan perbankan digital yang inovatif.
“Kami percaya bahwa kolaborasi ini bukan hanya langkah maju bagi Indodax, tetapi juga untuk seluruh komunitas kripto di Indonesia. Dengan akses perbankan yang lebih mudah dan efisien, kami berharap dapat mendorong lebih banyak orang untuk masuk ke dalam ekosistem keuangan digital dan menikmati berbagai manfaatnya.” pungkas Oscar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai