Suara.com - Penerbangan Citilink Indonesia di Bandara Soekarno-Hatta bakal pindah dari Terminal 3 menuju Terminal 1B dan Terminal 2F. Kepindahan penerbangan ini akan dimulai pada 15 Maret.
Direktur Niaga Garuda Indonesia, Ade R Susardi menjelaskan, nantinya Terminal 1B melayani penerbangan domestik Citilink. Sedangkan Terminal 2F akan melayani penerbangan internasional.
"Jangan salah, supaya bisa sesuai dengan rencana terbangnya. Ini dilaksanakan bulan ini, segera 15 Maret," ujar Ade dalam konferensi pers di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (6/3/2025).
Di tempat yang sama, Direktur Operasional InJourney Airport, Wendo Asrul Rose menyebut, kepindangan penerbangan ini agar alur penumpang di Terminal 3 tidak terlalu padat.
"Kita percepat pindahkan kesana sebelum lebaran nanti di Terminal 3 turun jadi 11 juta, yang 7,5 juta Citilink pindah ke 1B sehingga terjadi proses rebalancing," jelas Wendo.
"Jadi kalau kita lihat nanti setelah pindah enggak ada lagi penumpukan (waktu) pagi itu padat banget di Terminal 3 insyaallah sudah nggak ada lagi," sambung dia.
Wendo menambahkan, InJourney Airport memang tengah merevitalisasi secara bertahap Terminal 1. Kekinian, terminal IC tengah dilakukan perombakan.
"Kita lakukan pembenahan sampai 2026, 2027. Karena kita tahu bandara Soekarno-Hatta Terminal 1 dan Terminal 2 itu sudah beroperasi kurang lebih 42 tahun, nah ini harus dilakukan revitalisasi," pungkas Wendo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?