Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengajak masyarakat dan nasabah meningkatkan kepedulian dan berkontribusi bagi kemanfaatan yang berkelanjutan melalui instrumen penyaluran zakat, infak, sedekah dan wakaf (ZISWAF).
Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan bahwa ZISWAF terus didorong sebagai investasi yang sifatnya sosial dan spiritual.
"Karena jika dikelola secara bijak dan tepat, maka instrumen ini akan memberikan manfaat bergulir. Nasabah dapat juga melakukan kegiatan peduli melalui aplikasi BYOND by BSI," kata Anton dikutip Jumat (7/3/2025).
Pihaknya mencatat sampai dengan Januari 2025, volume transaksi ZISWAF di mobile banking mencapai 10.5 juta dengan nilai transaksi Rp131 miliar.
"Apalagi selama awal ramadan ini, tren kenaikan nominal transaksi ZISWAF diperkirakan naik 60 persen hingga jelang lebaran nanti," katanya.
Saat ini BSI memfasilitasi layanan ZISWAF lewat BYOND by BSI. Dimana saat ini memiliki beberapa program unggulan selama ramadan diantaranya berbagi paket berbuka dan sahur, berbagi parcel lebaran, sedekah alat ibadah hingga THR untuk anak yatim.
Tekait kepedulian sosial, emiten dengan kode saham BRIS ini telah membagikan makanan, bahan pokok, perlengkapan sanitasi kebersihan kepada korban banjir Jabodetabek serta mengajak 2.500 anak yatim makan di gerai makanan pada tanggal 5-6 Maret 2025.
Anton mengatakan bahwa pada hari Selasa malam kemarin pihaknya telah mengunjungi korban banjir di Bekasi untuk memberikan bantuan makanan serta membantu evakuasi karyawan yang terkena musibah banjir. Selanjutnya pada hari Rabu menyalurkan 500 box makanan buka puasa dan bantuan sembako dan perlengkapan kebersihan untuk sanitasi warga.
“Kami bersimpati atas musibah banjir yang menimpa saudara dan ingin membantu meringankan saudara kita terutama karena sedang berpuasa di bulan Ramadhan.’’ kata Anton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun