Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) kembali menggelar mudik gratis ke berbagai kota di pulau Jawa. Pada program yang menjadi bagian dari Kegiatan Mudik Gratis BUMN 2025 dan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, BTN menyediakan kuota untuk ratusan pemudik.
Corporate Secretary BTN Ramon Armando mengatakan Mudik Gratis menjadi wujud BTN mendukung kebijakan pro rakyat. Ramon berharap dengan fasilitas ini, para nasabah BTN dapat menikmati perjalanan mudik yang nyaman dan tiba dengan selamat di kampung halaman.
“Merayakan Lebaran bersama keluarga tercinta adalah momentum tahunan yang ditunggu-tunggu. Sehingga, kami berharap melalui Mudik Gratis ini, nasabah BTN dapat menikmati kebahagiaan tersebut dengan perjalanan yang tenang dan menyenangkan," ujar Ramon ditulis Minggu (9/3/2025).
Ramon melanjutkan pada momen mudik gratis tahun ini, terdapat satu tambahan persyaratan yang berbeda namun sangat mudah untuk dilakukan, yaitu peserta mudik wajib mengunduh dan mengaktivasi aplikasi Bale by BTN.
Tujuannya, agar dapat merasakan langsung manfaat dan kelebihan Super App BTN selama perjalanan mudik hingga sampai dengan selamat di tujuan.
Berdasarkan rencana perseroan, para pemudik akan diberangkatkan pada Kamis, 27 Maret 2025 dengan 15 bus kelas bisnis atau eksekutif yang dibagi menjadi dua kelompok (batch).
Batch pertama yang terdiri dari satu unit bus akan diberangkatkan dari kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat menuju Yogyakarta.
Sedangkan batch kedua akan diberangkatkan dari lokasi keberangkatan masing-masing kantor cabang (KC) sebanyak 14 bus.
Peserta mudik, kata Ramon, juga wajib memenuhi sejumlah persyaratan lainnya yakni telah menjadi nasabah BTN, membawa KTP asli dan fotokopi KTP serta buku tabungan BTN dan fotokopinya saat pendaftaran.
Baca Juga: Cek Fakta: Link Pendaftaran Mudik Gratis 2025
Jika peserta diwakili oleh orang lain saat pendaftaran, maka pendaftar wajib menunjukkan KTP asli dan fotokopi KTP peserta yang didaftarkan.
Peserta juga wajib menjadi follower akun media sosial resmi BTN, baik itu Instagram, Youtube, Facebook, maupun Twitter atau X.
Selain itu, setiap satu nomor rekening hanya berlaku untuk maksimal empat tiket keberangkatan, namun tidak wajib satu keluarga atau anggota satu kartu keluarga (KK).
Setiap satu tiket keberangkatan hanya berlaku untuk satu orang, namun jika terdapat anak-anak yang belum memiliki identitas di antara peserta, maka orang tua anak yang bersangkutan wajib membawa fotokopi kartu keluarga.
Ramon mengatakan, para peserta dapat mendaftarkan diri mereka dan keluarga di tujuh kantor cabang BTN yang menjadi lokasi keberangkatan, yakni BTN KC Jakarta Harmoni, BTN KC Bekasi, BTN KC Tangerang, BTN KC Bogor, BTN KC Depok, BTN KC Ciputat, dan BTN KC Cikarang. Pendaftaran akan dibuka mulai tanggal 10-12 Maret 2025.
“Kami menyarankan agar masyarakat dapat segera mendaftarkan diri agar tidak kehabisan kuota, karena mudik gratis ini bersifat first come first serve dan first slot,” ujar Ramon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik