Suara.com - Beredar di media sosial sebuah foto dengan narasi tentang link atau tautan pendaftaran program mudik gratis tahun 2025.
Foto itu diunggah oleh akun Instagram “infoo_terkini_2025” pada Kamis (27/2/2025) dan menampilkan logo Garuda Indonesia, Kementerian Perhubungan, KAI, dan Pelni, berisi informasi pendaftaran mudik gratis.
Berikut narasi yang disampaikan dalam unggahan tersebut:
“Siapa nih yang udah nungguin? Akhirnya! Pendaftaran Program Balik Kerja Bareng BPKH 2025 sudah dibuka. Pendaftaran dimulai dari tanggal 27 Februari 2025 dan akan ditutup apabila kuota sudah terpenuhi. Tunggu apalagi nih? Yuk pelajari mekanisme pendaftarannya dan segera daftar melalui barcode / link di bio”
Terpantau pada hari Kamis (6/3/2025) unggahan tersebut sudah disukai oleh hampir 200 pengguna dan dikomentari sebanyak 29 kali.
Lantas benarkah narasi tersebut?
Penjelasan
Tim Cek Fakta Suara.com lantas melakukan penelusuran dengan mengunjungi akun Instagram resmi milik maskapai penerbangan Garuda Indonesia serta kementerian perhubungan RI. Hasilnya tak ditemukan satu pun informasi maupun pengumuman mengenai program mudik gratis seperti yang dinarasikan.
Melansir akun Instagram KAI, program mudik gratis yang diselenggarakan oleh PT KAI ialah untuk rute keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dengan tujuan akhir di Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng. Sedangkan untuk pendaftarannya, hanya bisa dilakukan secara daring di aplikasi Access by KAI.
Baca Juga: Jelang Arus Mudik, Jalan Tol Jogja-Solo Dipastikan Aman Dilalui
Lebih lanjut, tim cek fakta juga menelusuri akun Instagram milik PT Pelni. Di sana terdapat informasi mudik gratis rute Sampit ke Semarang yang pendaftarannya hanya dilakukan di loket Kantor Cabang PELNI Sampit Kalimantan Tengah.
Sementara itu, tautan di bio akun Instagram “infoo_terkini_2025” ketika diklik mengarah ke formulir pengisian data nama lengkap dan asal provinsi. Ketika proses dilanjutkan, tautan justru mengarah ke laman untuk masuk akun telegram.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa unggahan berisi tautan “pendaftaran program mudik gratis” merupakan konten palsu.
Tag
Berita Terkait
-
Alasan KAI Tak Turunkan Harga Tiket Saat Mudik Lebaran
-
Pelni Sediakan 60.212 Kursi Kapal Laut untuk Mudik Lebaran
-
Cek Fakta: Video Detik-detik Dirut Pertamina Patra Niaga Oplos Pertalite Jadi Pertamax
-
Kuota Mudik Gratis Pemprov DKI 2025 Ludes dalam Hitungan Jam, Masyarakat Tak Kebagian Bisa Cek Ini
-
Jelang Arus Mudik, Jalan Tol Jogja-Solo Dipastikan Aman Dilalui
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021
-
Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M
-
Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta
-
Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor