Suara.com - Industri perbankan logam mulia di Indonesia sedang mengalami pertumbuhan yang signifikan, didorong oleh tingginya permintaan, kemajuan regulasi, dan inovasi produk keuangan.
Salah satu contoh nyata adalah produk *unallocated gold deposit* dari Pegadaian, yang berhasil menarik 10.000 nasabah dan mengumpulkan 415 kg emas dalam waktu hanya dua bulan. Jumlah ini setara dengan 21% dari total penyimpanan emas yang dialokasikan oleh Pegadaian. Selain itu, Pegadaian juga mencatat transaksi perdagangan emas sebesar 620 kg serta menawarkan produk pembiayaan dengan imbal hasil 4-7%.
Pertumbuhan industri ini juga didukung oleh kemajuan regulasi, termasuk terbitnya Undang-Undang No. 4/2023 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 17/2024. Regulasi ini memperkuat industri dengan memperkenalkan persyaratan perizinan dan standar manajemen risiko.
Pemerintah juga sedang mempertimbangkan insentif pajak dan pembentukan bank logam mulia nasional untuk meningkatkan partisipasi pasar dan mendorong pertumbuhan lebih lanjut.
Bank Syariah Indonesia (BSI), sebagai bank logam mulia berbasis syariah pertama di Indonesia, terus memperluas akses investasi emas melalui berbagai produk digital dan fisik. Salah satunya adalah BSI Emas Digital, yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas dalam skala mikro. Selain itu, BSI juga menawarkan penjualan emas fisik dan layanan *Gold ATM*.
Hingga saat ini, BSI telah mengelola 16,4 ton emas dan mencatat volume transaksi hampir 30 ton. BSI juga memanfaatkan tabungan berbasis emas untuk pembiayaan haji, memperkuat posisinya sebagai pemain kunci dalam industri logam mulia.
Menurut estimasi McKinsey & Company, industri perbankan logam mulia memiliki potensi besar untuk berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.
Pada 2027, industri ini diproyeksikan menyumbang 1,6% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), memperluas pasokan uang sebesar Rp156 triliun, dan menciptakan 800.000 lapangan kerja. Potensi ini menjadikan sektor logam mulia sebagai pilar penting dalam memperkuat ekosistem keuangan Indonesia.
Dengan dukungan regulasi yang kuat, inovasi produk, dan partisipasi aktif dari pelaku industri seperti Pegadaian dan BSI, masa depan industri logam mulia di Indonesia terlihat cerah. Pertumbuhan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi investor dan nasabah, tetapi juga berkontribusi pada stabilitas dan kemajuan ekonomi nasional.
Baca Juga: Amien Rais Khawatir Prabowo Terpuruk, Sentil Jokowi dan Proyek Ambisius Danantara
Berita Terkait
-
Gelar Festival Ramadan di 61 Lokasi, Pegadaian Mengusung Konsep Pasar Rakyat
-
Jadi Pelopor Bank Emas di Indonesia, Intip Layanan Lengkap dari Pegadaian
-
Beri Manfaat Investasi Bagi Masyarakat, Pegadaian Raih Penghargaan IFN Global Awards
-
Inilah Terobosan Bank Emas Pegadaian: Salurkan Pinjaman Modal Kerja Emas untuk PT Lotus Lingga Pratama
-
Amien Rais Khawatir Prabowo Terpuruk, Sentil Jokowi dan Proyek Ambisius Danantara
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran
-
Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan
-
Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit
-
Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?
-
Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi
-
Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban
-
Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?
-
Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%
-
Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan