Suara.com - Hari Raya Idulfitri seperti kemarin, merupakan momen di mana banyak orang membagi-bagikan saldo DANA gratis di media sosial dan grup obrolan. Banyak orang tergiur dengan iming-iming saldo gratis tersebut.
Padahah kamu perlu mewaspadai modus penipuan phishing yang mengintai di balik tawaran saldo DANA gratis! Para penipu seringkali menggunakan tautan palsu yang mengarahkan kamu ke situs web tiruan, di mana mereka akan mencuri informasi pribadi seperti kata sandi dan nomor telepon.
Phishing sendiri adalah tindakan penipuan yang dilakukan dengan cara mengelabui korban untuk memberikan informasi pribadi, seperti kata sandi, PIN, atau nomor kartu kredit.
Pelaku phishing seringkali menggunakan tautan palsu yang mengarahkan korban ke situs web palsu, misalnya, web yang menyerupai situs web resmi dompet digital DANA.
Untuk itu, perlu selalu diingat, di balik kemudahan dan keuntungan mendapatkan saldo DANA gratis, ada bahaya mengintai terutama jika Kamu kurang lihai melihat risiko penipuan digital.
Para pelaku kejahatan siber seringkali memanfaatkan momen ini untuk melancarkan aksi mereka. Jangan tertipu ya!
Perhatikan Modus Penipuan yang Sering Terjadi: Ada beragam modus penipuan yang sering terjadi terkait saldo DANA gratis. Maka dari itu, penting untuk kamu perhatikan. Simak tips-tipsnya berikut ini ya!
Tautan Palsu DANA Kaget: Tautan yang mengarahkan ke situs web palsu atau aplikasi berbahaya lainnya.
Undian Palsu: Pesan yang mengklaim Kamu memenangkan undian berhadiah saldo DANA, namun meminta informasi pribadi atau transfer uang.
Baca Juga: Link Dana Kaget dari Aplikasi DANA Hari Ini, Begini Cara Klaim dan Tips Biar Tidak Kehabisan!
Phishing: Phishing adalah upaya untuk mendapatkan informasi pribadi Kamu seperti kata sandi atau kode OTP, melalui situs web atau email palsu.
Untuk itu, penting bagi kamu melakukan hal-hal di bawah ini agar tidak menjadi korban kejahatan dan penipuan digital:
Pertama, jangan berikan informasi pribadi. Perlu diingat bahwa pihak DANA tidak akan pernah meminta informasi pribadi seperti kata sandi atau kode OTP.
Kedua, periksa keaslian tautan yang telah dibagikan. Pastikan tautan berasal dari sumber resmi DANA, seperti link berikut: link.dana.id dan bukan link atau tautan yang lain.
Ketiga, jangan mudah percaya tawaran menggiurkan. Waspadai tawaran saldo DANA gratis yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan.
Keempat, gunakan aplikasi resmi ya. Coba unduh aplikasi DANA hanya dari Google Play Store atau App Store lewat ponsel pintar kamu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan
-
Bahlil Ngaku Tak Bisa Tidur Mikirin Pasokan LPG
-
Purbaya Dibilang Gila Usai Sebut IHSG Bisa Tembus 28.000 di 2030
-
Pemerintah Wajibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Kantongi Sertifikat Higiene
-
Industri Budaya dan Kreatif Sumbang 3 Persen PDB Global, Peluang Identitas Lokal RI Mendunia
-
Putusan KPPU Tuai Kritik, Metodologi Denda Pindar Dinilai Tak Jelas
-
Tiru India, OJK Ingin Investor RI Lebih Punya Banyak Reksa Dana