- INET
- WIFI
- BBTN
- BRIS
- ADRO
- PSAB
- TINS
- CMRY
- BTPS
- GOTO
- JSMR
- MDKA
Ringkasan Perdagangan Jumat
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melanjutkan penguatannya hingga akhir perdagangan di Jumat (25/4/2025).
Mengutip data RTI Business, IHSG ditutup tetap naik sebesar 65,43 poin atau naik 0,09 persen menuju ke level 6.678.
Pada perdagangan hari ini, sebanyak 19,91 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp10,13 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,07 juta kali.
Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 427 saham bergerak naik, sedangkan 175 saham mengalami penurunan, dan 204 saham tidak mengalami pergerakan.
Di perdagangan hari ini, beberapa saham yang mengalami kenaikan sebagai penggerak IHSG diantaranya, WAPO, DIVA, INET, BTPS, UNVR, RAJA, BCAP, BBYB, SCMA, dan PYFA.
Sementara, saham-saham yang alami jeblok pada perdagangan hari ini diantaranya, NETV, SMIL, OBAT, KKGI, CGAS, ITMA, BBKP, MINE, GEMA, TNCA, NAYZ.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Video Ledakan Tambang Antam di Bogor Ternyata Hoaks
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T
-
Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?
-
PLTP Lumut Balai Unit 3 Dieksekusi, Mulai Beroperasi pada 2030
-
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
-
Rupiah Bangkit ke Rp16.865 Per Dolar AS, Putus Tren Pelemahan Berturut-turut
-
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera, Kejar Ganti Rugi Triliunan Rupiah