Suara.com - PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) sebagai bagian dari Indonesia Financial Group (IFG) menghormati dan mendukung sepenuhnya proses serta putusan hukum yang telah ditetapkan oleh otoritas yang berwenang terhadap permasalahan hukum yang terjadi akibat dari tata kelola yang tidak memadai di masa lampau.
Setelah dilakukan transformasi pada setiap aspek proses bisnis dan operasional Perusahaan di Tahun 2021, Jasindo senantiasa menjunjung tinggi prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan berkomitmen untuk selalu menjalankan kegiatan usaha secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Sebagai upaya mendukung penegakan hukum, Perusahaan telah bekerja sama secara proaktif dengan pihak berwenang dalam rangka memastikan proses hukum berjalan secara objektif dan adil. Jasindo percaya bahwa penegakan hukum yang konsisten merupakan bagian penting dari upaya menciptakan tata kelola perusahaan yang sehat dan terpercaya di lingkungan BUMN.
"Sejak dilakukannya transformasi, Manajemen Jasindo saat ini telah melakukan terobosan dalam penguatan sistem pengendalian internal guna mencegah terjadinya hal serupa di masa mendatang melalui penerapan Governance, Risk, dan Compliance (GRC) terintegrasi," kata Brellian Gema, Sekretaris Perusahaan Asuransi Jasindo ditulis Kamis (1/5/2025).
Upaya penguatan mitigasi risiko juga dilakukan, di mana Jasindo berfokus pada penerapan prudent underwriting dan menyesuaikan profil risiko dengan risk appetite perusahaan untuk menjaga kinerja Perusahaan lebih berkelanjutan.
"Komitmen kami adalah memastikan bahwa seluruh Insan Jasindo bekerja secara profesional, berintegritas, dan selaras dengan nilai-nilai korporasi yang kami junjung tinggi. Hal ini diperkuat oleh sertifikasi ISO 37001:2016 mengenai Anti-Bribery Management System," tambahnya.
Kinerja Positif Asuransi Jasindo Kuartal I Tahun 2025
Penguatan sistem pengendalian internal dan manajemen risiko juga turut mendukung Perusahaan mencapai kinerja positif di Kuartal I tahun 2025 yang tidak terlepas dari upaya-upaya perbaikan yang dilakukan selama ini.
Total hasil underwriting Jasindo tercatat Rp118,60 miliar, meningkat 72,67% dibandingkan tahun 2024 pada periode yang sama dengan Risk Based Capital (RBC) yang naik menjadi 154,92%, menunjukkan ketahanan keuangan yang kuat. Sedangkan hasil investasi meningkat 20,72% menjadi Rp60,45 miliar.
Baca Juga: Jasindo Raup Pendapatan Premi Rp 4,02 Triliun di 2024
“Pertumbuhan kuartal pertama ini mengindikasikan keberhasilan strategi bisnis dan penguatan manajemen risiko yang kami jalankan sejak transformasi di tahun 2021. Kami juga terus mendorong penetrasi produk dan kemitraan yang strategis,” ujar Brellian.
Kinerja positif Jasindo juga didorong oleh peningkatan tajam pada beberapa produk unggulan di kuartal pertama:
1. Asuransi Engineering mencatatkan lonjakan pertumbuhan sebesar 471%, seiring meningkatnya aktivitas konstruksi nasional.
2. Asuransi Liability tumbuh 309%, menunjukkan kesadaran korporasi terhadap manajemen risiko tanggung gugat semakin meningkat.
3. Asuransi Energy Onshore meningkat 56%, memperkuat posisi Jasindo di sektor energi domestik.
4. Asuransi Cargo naik 43%, didorong oleh pertumbuhan perdagangan dan logistik.
5. Asuransi Kecelakaan Diri tumbuh 186%, utamanya dari program distribusi ritel dan B2B2C.
Pertumbuhan ini menegaskan bahwa upaya perbaikan yang dilakukan oleh Manajemen Jasindo saat ini tidak hanya berhasil mempertahankan eksistensi, tetapi juga memperluas jangkauan ke berbagai segmen ekonomi nasional yang dinamis.
Asuransi Jasindo merupakan perusahaan asuransi umum dengan kepemilikan 1 lembar saham seri A dwiwarna milik Negara Republik Indonesia dan 424.999 lembar saham Seri B milik PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Persero). Asuransi Jasindo telah berpengalaman selama lebih dari 50 tahun dalam memberikan perlindungan asuransi bagi pelaku bisnis dan masyarakat Indonesia. Serta terbukti tangguh untuk bangkit dari kondisi yang menantang dan terus berinovasi dalam memberikan pelayanan profesional dan terbaik.
Saat ini Asuransi Jasindo fokus pada pertumbuhan bisnis yang profitable dan sustainable baik pada bisnis penugasan pemerintah maupun non pemerintah, serta memperkuat support business untuk memberikan pelayanan prima kepada nasabah. Asuransi Jasindo juga banyak mendapatkan dukungan reasuradur terkemuka, terutama untuk pertanggungan yang bersifat mega-risk.
Asuransi Jasindo juga senantiasa memegang teguh nilai-nilai budaya AKHLAK, sehingga Asuransi Jasindo melakukan pengembangan terhadap tata kelola dan manajemen risiko melalui penerapan GRC (Governance, Risk, dan Compliance) agar Perusahaan dapat menjaga Amanah yang dipercayakan oleh setiap tertanggung.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
Terkini
-
Dirikan Brand Minyak Telon, Alumni Geografi UGM Berhasil Pasarkan Produk hingga Asia Tenggara
-
Purbaya Ungkap Fungsi dan Tugas Baru OJK di RUU P2SK, Ini Rinciannya
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
S&P Dikabarkan Bahas Downgrade Utang RI, Benarkah?
-
Purbaya Ancam Pecat Petinggi BUMN Ekspor PT DSI Jika Tak Becus: Saya Anggota Pengawas Danantara!
-
Menkeu Purbaya Ramal Rupiah Menguat 3 Bulan Lagi
-
Danantara Akan Terbitkan Surat Utang dalam Dolar AS saat Moody's Beri Outlook Negatif
-
Rupiah Nyaris Jebol ke Rp18.000! Himbara Ramai-ramai Tunjuk Thomas Djiwandono, Ada Apa?
-
TelkomMetra Lakukan Penataan Portofolio Bisnis, AdMedika Group Ekspansi di Bawah Fullerton Health
-
Dua Bulan Beroperasi, Pegadaian Timor Leste Tunjukkan Catatkan Kinerja Gemilang