Bisnis / Keuangan
Minggu, 01 Juni 2025 | 13:04 WIB
Ilustrasi UMKM
  • Plafon KUR Mikro di atas Rp10juta sampai maksimal Rp100 juta.
  • Tenor maksimal 3 tahun.

c. KUR Super Mikro

  • Plafon KUR Super Mikro maksimal hanya sampai Rp10 juta.
  • Tenor maksimal 3 bulan.

Syarat dan Ketentuan

KUR BSI diperuntukkan bagi pembiayaan modal kerja dan atau investasi dengan plafon di atas Rp10 juta sampai Rp500 juta. Adapun syarat mengajukan KUR BSI adalah sebagai berikut:

  • Perorangan yang melakukan usaha produktif dan layak
  • Usaha sudah aktif minimal 6 bulan.
  • Belum pernah menerima pembiayaan modal kerja atau investasi komersial lainnya kecuali pembiayaan konsumsi rumah tangga, pembiayaan skema/skala ultra mikro, dan lainnya.
  • Diperbolehkan bagi nasabah yang sedang menerima pembiayaan KPR, KKB roda 2 produktif, pembiayaan jaminan SK pension, kartu kredit, pembiayaan resi Gudang, dan lain sebagainya.
  • Kolektibilitas lancer.
  • Memilki dokumen persyaratan administrasi KTP, KK, NPWP, surat ijin usaha, dan dokumen agunan.

Bunga cicilan KUR BSI sebesar 0,5 persen per bulan, itu artinya dalam setahun hanya 6 persen bunga cicilan. Lalu, cicilan KUR BSI disesuaikan dengan tenor yang dipilih. BSI memfasilitasi tenor pengembalian dana mulai dari 12 bulan hingga 60 bulan.

Tips Sebelum Mengajukan KUR BCA atau KUR BSI

Agar pengajuan Anda disetujui dan tepat sasaran, simak beberapa tips berikut:

1. Pastikan Legalitas Usaha Lengkap

Baik BCA maupun BSI mensyaratkan adanya dokumen resmi seperti NIB atau SKU. Pastikan semua dokumen usaha Anda sudah tersedia dan masih berlaku.

2. Sesuaikan Pinjaman dengan Kebutuhan

Baca Juga: 7 Upaya Nyata BRI Bawa Ekonomi Indonesia Makin Percaya Diri

Hitung dengan cermat berapa dana yang benar-benar dibutuhkan. Hindari meminjam terlalu besar hanya karena plafon memungkinkan. Fokus pada penggunaan dana untuk kebutuhan produktif, bukan konsumtif.

3. Pilih Tenor yang Sesuai Kemampuan Bayar

Jangan tergiur angsuran rendah karena tenor panjang. Pertimbangkan arus kas usaha Anda agar cicilan tidak memberatkan.

4. Cek Riwayat Kredit di SLIK OJK

Pastikan Anda tidak masuk dalam daftar hitam kredit atau memiliki tunggakan di lembaga keuangan lain. Riwayat kredit yang buruk bisa jadi penyebab utama penolakan pengajuan.

5. Tentukan Jenis KUR yang Tepat

Jika Anda nyaman dengan sistem syariah dan ingin bebas dari unsur riba, KUR BSI adalah pilihan terbaik. Namun jika butuh fleksibilitas plafon lebih besar, KUR BCA lebih cocok.

6. Manfaatkan Layanan Digital

Gunakan layanan digital BCA atau BSI untuk mengecek simulasi cicilan, status pengajuan, dan update informasi. Ini akan memudahkan Anda dalam proses pengajuan hingga pelunasan.

Pilih KUR Sesuai Kebutuhan Usaha Anda!

Dalam membandingkan KUR BCA vs KUR BSI, ada tiga faktor utama yang bisa menjadi penentu, yaitu besarnya cicilan, plafon pinjaman, dan syarat pengajuan. Jika Anda membutuhkan pinjaman dalam jumlah besar dan tidak keberatan dengan sistem konvensional, KUR BCA adalah opsi yang tepat. Namun jika Anda mengutamakan pembiayaan yang berbasis syariah, bebas bunga dan sesuai hukum Islam, maka KUR BSI adalah pilihan yang paling cocok.

Apapun pilihan Anda, pastikan untuk mengukur kemampuan bayar cicilan, memastikan legalitas usaha, dan mengelola dana pinjaman secara bijak demi kelangsungan dan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Kontributor : Rishna Maulina Pratama

Load More