Memasuki usia ke 50 tahun Summarecon, sebagai pengembangan kawasan Kota Terpadu kedua setelah Summarecon Kelapa Gading, Kawasan Gading Serpong (GS) yang dikembangkan oleh Summarecon Serpong telah berhasil mengembangkan lebih dari 50 cluster pengembangan baik perumahan maupun komersial di area seluas kurang lebih 320 hektar di Summarecon Serpong.
Di dalam area itu pun telah terbangun lebih dari 12.000 unit rumah, 6.000 unit apartemen, 1.800 kavling perumahan, 2.000 unit ruko, dan berbagai landmark terkenal.
Tahun ini, Summarecon Serpong secara resmi memperkenalkan logo terbaru yang dirancang dengan sistematika yang fleksibel, memungkinkan logo ini beradaptasi dengan berbagai aplikasi dan kebutuhan visual. Fleksibilitas ini merefleksikan nilai-nilai inti perusahaan, seperti inovasi, keberagaman, dan kesatuan.
Peluncuran logo terbaru ini pun diikuti dengan tagline terbarunya, “Better City, Brighter Future” yang merangkum visi kota masa depan yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga berpusat pada kesejahteraan manusia. Ini adalah kota di mana inovasi dan pembangunan berkelanjutan berpadu untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi semua.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kelas Menengah Terus Mengelus Dada: Gaji Tak Naik-naik dan Daya Beli yang Kian Payah
-
Hilirisasi Digeber, RI Bidik Pangkas Impor BBM dan LPG hingga Rp1,25 Miliar per Tahun
-
Purbaya Siap Kasih Insentif Pajak ke Pasar Modal, Tapi Ada Syaratnya
-
Gerbong Wanita Disorot Usai Kecelakaan KRL, Salah Posisi atau Salah Sistem?
-
Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot
-
Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah
-
UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!
-
Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen