Memasuki usia ke 50 tahun Summarecon, sebagai pengembangan kawasan Kota Terpadu kedua setelah Summarecon Kelapa Gading, Kawasan Gading Serpong (GS) yang dikembangkan oleh Summarecon Serpong telah berhasil mengembangkan lebih dari 50 cluster pengembangan baik perumahan maupun komersial di area seluas kurang lebih 320 hektar di Summarecon Serpong.
Di dalam area itu pun telah terbangun lebih dari 12.000 unit rumah, 6.000 unit apartemen, 1.800 kavling perumahan, 2.000 unit ruko, dan berbagai landmark terkenal.
Tahun ini, Summarecon Serpong secara resmi memperkenalkan logo terbaru yang dirancang dengan sistematika yang fleksibel, memungkinkan logo ini beradaptasi dengan berbagai aplikasi dan kebutuhan visual. Fleksibilitas ini merefleksikan nilai-nilai inti perusahaan, seperti inovasi, keberagaman, dan kesatuan.
Peluncuran logo terbaru ini pun diikuti dengan tagline terbarunya, “Better City, Brighter Future” yang merangkum visi kota masa depan yang tidak hanya maju secara teknologi, tetapi juga berpusat pada kesejahteraan manusia. Ini adalah kota di mana inovasi dan pembangunan berkelanjutan berpadu untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi semua.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?