"Karena bagi para pelaku investasi ini, ini biasanya cycle bisnisnya yang dia mau investasi ini sudah berubah, izinnya baru keluar. Kalau perizinan itu baru bisa dia laksanakan, dia jalankan 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun setelah di-apply, nah ini persoalan," imbuh dia.
Realisasi Investasi 2024
Pemerintah mencatatkan capaian gemilang dalam realisasi investasi sepanjang tahun 2024. Total investasi yang masuk ke Indonesia mencapai Rp 1.714,2 triliun, tumbuh 20,8 persen secara tahunan (year on year/yoy) dan jauh melampaui dua target utama, yaitu target Rencana Strategis (Renstra) sebesar Rp 1.239,3 triliun, dan target Presiden sebesar Rp 1.650 triliun.
Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan pencapaian tersebut merupakan bukti nyata dari daya tarik Indonesia di mata investor global, baik asing maupun domestik.
"Realisasi investasi ini jauh di atas target renstra dan target presiden. Ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap iklim investasi di Indonesia yang terus membaik," ujar Rosan.
Secara rinci, Penanaman Modal Asing (PMA) menyumbang sebesar Rp 900,2 triliun, tumbuh 21 persen (yoy). Sementara itu, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 814 triliun, naik 20,6 persen (yoy).
Tak hanya dari sisi nilai, investasi tahun 2024 juga mencatat capaian signifikan dalam penyerapan tenaga kerja, yakni 2.456.130 orang, atau meningkat 34,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kita bandingkan dari 2020 ini kenaikannya lebih dari 100 persen, dari 1,156 juta menjadi 2,456 juta," tambah Rosan.
Pemerintah mencatat sebaran investasi sepanjang tahun 2024 menunjukkan pergeseran signifikan ke luar Pulau Jawa. Dari total realisasi investasi sebesar Rp 1.714,2 triliun, sebanyak Rp 895,4 triliun atau 52,2 persen diserap oleh wilayah di luar Jawa, sementara Pulau Jawa menyumbang Rp 818,8 triliun atau 47,8 persen.
Baca Juga: Potensi Investasi Rp 2.000 Triliun ke Indonesia Melayang, Karena Banyaknya Regulasi
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!
-
Menkeu Purbaya Dorong Peran Swasta, Optimis Ekonomi Indonesia Tumbuh Lebih Cepat
-
Purbaya Sebut Krisis 1998 Tak Akan Terulang, Optimis 6 Bulan Lagi Orang Susah Berkurang