Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat tiket kereta yang mendapat diskon sebesar 30 persen terjual sebanayak 2.291.749 tiket hingga 5 Juli 2025 pukul 10.00 WIB.
Artinya, 65 persen dari kuota 3.529.612 tempat duduk yang telah dan akan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bepergian dengan tarif lebih hemat.
Hingga pukul 10.00 WIB hari ini, penjualan tiket diskon telah mencapai 74.143 tiket, dan angka ini diperkirakan terus bertambah hingga akhir hari.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan, raihan ini mencerminkan tingginya animo masyarakat terhadap program tarif terjangkau selama libur sekolah.
"Promo diskon 30 persen terbukti menjadi stimulus efektif dalam meningkatkan minat perjalanan menggunakan kereta api," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (5/7/2025).
KAI juga mencatatkan rekor baru dengab, tiket kereta yang mendapat diskon sebesar 30 persen terjual 79.290 pada 4 Juli 2025. Diskon tiket tersebut berlaku untuk tiket kereta ekonomi komersial.
“Program Diskon Tiket 30 persen ini menjadi bagian dari kontribusi KAI dalam mendukung agenda pembangunan nasional melalui Asta Cita, khususnya memperkuat ketahanan ekonomi, memperluas konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan pariwisata dan UMKM selama musim liburan sekolah," imbuh Anne.
KAI mengimbau masyarakat segera melakukan pemesanan sebelum kehabisan, karena kuota diskon terbatas. Tiket dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI dan web booking.kai.id.
"Program ini memperkuat peran KAI dalam menyediakan layanan transportasi publik yang semakin inklusif dan terjangkau, serta turut mendorong mobilitas masyarakat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan," pungkas Anne.
Baca Juga: Simak Aturan Perlintasan Kereta Api untuk Menjaga Keselamatan di Musim Libur Sekolah
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Tak Semua Huntap di Daerah Bencana Sumatera Rampung Sebelum Lebaran
-
Menteri PKP: 133.000 Rumah Subsidi Berdiri di Jateng dan Jatim di 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Pemerintah Ingatkan Industri Kualitas Genteng Harus Dijaga Dalam Program Gentengisasi
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Pesan Dirut LPDP ke Alumni: Lu Pakai Duit Pajak, Ingat Itu!
-
China Jengah Kesepakatan Prabowo-Trump, Mau Cabut Investasi di Indonesia?
-
Kemenkeu Luruskan Pajak Digital RI & AS, Google-Netflix Tetap Kena Pajak
-
Tak Bisa Cuma Andalkan APBN, Menteri PKP Maruarar Sirait Tagih Kolaborasi Daerah dan Swasta
-
Sorak-sorai Pengusaha AS Kala Trump Tekuk Prabowo di Negosiasi Dagang